MR.DIY (MDIY) Tahan Dampak Kenaikan Harga, Produk Value for Money Justru Makin Diburu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kekhawatiran kenaikan harga barang dan tekanan daya beli masyarakat, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia mengaku belum merasakan dampak signifikan terhadap kinerja bisnisnya. Peritel perlengkapan rumah tangga ini justru mencatat pertumbuhan penjualan yang solid, didorong oleh tingginya permintaan produk dengan harga terjangkau.

Deputy Head of Purchasing MDIY Indonesia Natalia Hana Refinawati mengatakan, hingga saat ini perusahaan masih terus memantau dinamika kenaikan harga yang dipicu berbagai faktor, mulai dari kondisi geopolitik hingga pelemahan nilai tukar rupiah.

“Sejauh ini kami belum terlalu terdampak. Kinerja kami masih cukup baik, bahkan pada semester I-2026 revenue tumbuh 24,5% secara tahunan,” ujarnya dalam agenda media visit MDIY di Bandung, Senin (10/8/2026).


Baca Juga: Harga Batubara Potensi Bertahan di Atas US$ 100 Hingga Akhir 2026, Begini Skenarionya

Berdasarkan laporan keuangan, sepanjang semester I-2026, MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp4,6 triliun atau naik 24,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibanding Rp3,73 triliun pada periode yang sama tahun 2025.

Menurut Natalia, di tengah kondisi ekonomi yang menantang, perilaku konsumen justru cenderung bergeser ke produk yang memberikan nilai lebih dengan harga yang tetap terjangkau.

“Dalam situasi seperti sekarang, konsumen mencari produk yang benar-benar ‘worth it’. Itu yang kami tawarkan, yaitu produk yang value for money,” katanya.

Ia menambahkan, mayoritas produk yang dijual MR.D.I.Y. merupakan kebutuhan esensial sehari-hari, sehingga permintaannya relatif terjaga. Hal ini juga mendorong tingkat kunjungan ulang konsumen ke toko tetap tinggi.

“Produk kami itu dipakai sehari-hari, jadi konsumen datang kembali karena memang ada kebutuhan,” jelasnya.

Natalia menegaskan, strategi utama perusahaan tetap berfokus pada tiga hal, yakni hemat, lengkap, dan dekat dengan pelanggan. Pendekatan ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga relevansi di tengah tekanan daya beli.

“Fokus kami tetap bagaimana memberikan yang terbaik untuk pelanggan dengan harga terjangkau dan pilihan produk yang lengkap,” ucapnya.

Di sisi lain, MR.D.I.Y. juga tetap menjalankan rencana ekspansi produk dengan menambah variasi stock keeping unit (SKU), termasuk dari produk lokal. Saat ini, jumlah SKU yang dimiliki mencapai sekitar 18.000 produk dan akan terus bertambah mengikuti kebutuhan pasar.

Sejalan dengan itu, perusahaan bersama mitra seperti Kintakun juga menyiapkan peluncuran produk baru, termasuk kategori anak (kids), yang dijadwalkan mulai tersedia secara bertahap hingga akhir tahun.

Dengan strategi harga yang kompetitif dan fokus pada produk esensial, MDIY melihat peluang tetap terbuka di tengah tekanan ekonomi, seiring konsumen yang semakin selektif dalam berbelanja.

Baca Juga: Kadin Klarifikasi Soal Penurunan Ekspor Nikel, Nilai Potensi Bisa Susut US$ 5 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News