MRT Jakarta Kaji Pengembangan dan Skema Pendanan Jalur Fatmawati–TMII



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MRT Jakarta (Perseroda), masih melanjutkan kajian awal rencana pembangunan koridor MRT Fatmawati–Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Hingga saat ini, MRT Jakarta belum menetapkan target penyelesaian kajian maupun jadwal pelaksanaan tahap perencanaan teknis dan konstruksi.

Selain itu, perusahaan juga mengkaji konsep integrasi antarmoda, dan skema pendanaan untuk rencana pembangunan koridor tersebut. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta Rendy Primartantyo mengatakan, koridor Fatmawati–TMII merupakan salah satu koridor yang masuk dalam kajian pengembangan jaringan MRT Jakarta ke depan. Namun, hingga kini belum terdapat perkembangan lebih lanjut yang dapat disampaikan.


Baca Juga: CELIOS: Bea Masuk 0% Untungkan Industri MRO, Efek ke Petrokimia Masih Terbatas “Saat ini rencana pengembangan koridor MRT Fatmawati–TMII masih berada pada tahap kajian awal,” ujar Rendy kepada KONTAN, Minggu (26/7/2026). Menurut dia, kajian tersebut dilakukan untuk melihat potensi kebutuhan layanan transportasi sekaligus mendukung pengembangan jaringan transportasi publik yang lebih terintegrasi di Jakarta. Rendy menambahkan, proses kajian masih berlangsung sehingga MRT Jakarta belum dapat menyampaikan target waktu penyelesaian studi maupun jadwal pelaksanaan tahap perencanaan teknis dan konstruksi. “Saat ini kajian masih berlangsung sehingga belum terdapat target waktu penyelesaian kajian maupun jadwal pelaksanaan tahap perencanaan teknis dan konstruksi,” katanya. Ia mengatakan, MRT Jakarta akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai rencana pengembangan koridor tersebut apabila proses kajian telah menunjukkan perkembangan.

Baca Juga: Antam (ANTM) Berencana Masuk Ekosistem Baterai hingga Bangun Pabrik Emas di Gresik

Selain integrasi, MRT Jakarta juga masih mengkaji skema pendanaan proyek tersebut. Karena proses kajian masih berlangsung, perseroan belum dapat menyampaikan informasi mengenai sumber pembiayaan maupun potensi mitra yang akan dilibatkan. “Skema pendanaan juga masih merupakan bagian dari proses kajian,” katanya. Rendy menambahkan, baik konsep integrasi maupun skema pendanaan masih akan dibahas dalam proses kajian yang sedang berjalan. MRT Jakarta akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut mengenai kedua aspek tersebut apabila terdapat pembaruan pada proses pengkajian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News