KONTAN.CO.ID - Penyedia indeks global MSCI mengatakan pada Senin (20/4/2026) bahwa mereka akan tetap mempertahankan pembatasan terhadap saham-saham Indonesia dalam indeks globalnya pada peninjauan indeks Mei, sambil mengevaluasi reformasi transparansi pasar yang diumumkan negara Asia Tenggara tersebut. Reuters melaporkan, MSCI pada akhir Januari lalu memperingatkan bahwa ekonomi Indonesia berisiko diturunkan statusnya dari pasar “emerging” menjadi “frontier”, akibat masalah transparansi kepemilikan dan perdagangan saham. Peringatan tersebut membuat investor panik dan bergegas keluar dari pasar. Indonesia telah menyelesaikan sejumlah reformasi penting pasar saham menjelang tenggat peninjauan Mei. Reformasi tersebut antara lain mencakup publikasi data pemegang saham yang lebih rinci, serta menggandakan batas minimum “free float” atau porsi saham yang dapat diperdagangkan publik untuk perusahaan tercatat menjadi 15%. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan mencegah manipulasi harga saham.
MSCI Masih Kunci Saham RI untuk Review Mei, Ada Apa Sebenarnya?
KONTAN.CO.ID - Penyedia indeks global MSCI mengatakan pada Senin (20/4/2026) bahwa mereka akan tetap mempertahankan pembatasan terhadap saham-saham Indonesia dalam indeks globalnya pada peninjauan indeks Mei, sambil mengevaluasi reformasi transparansi pasar yang diumumkan negara Asia Tenggara tersebut. Reuters melaporkan, MSCI pada akhir Januari lalu memperingatkan bahwa ekonomi Indonesia berisiko diturunkan statusnya dari pasar “emerging” menjadi “frontier”, akibat masalah transparansi kepemilikan dan perdagangan saham. Peringatan tersebut membuat investor panik dan bergegas keluar dari pasar. Indonesia telah menyelesaikan sejumlah reformasi penting pasar saham menjelang tenggat peninjauan Mei. Reformasi tersebut antara lain mencakup publikasi data pemegang saham yang lebih rinci, serta menggandakan batas minimum “free float” atau porsi saham yang dapat diperdagangkan publik untuk perusahaan tercatat menjadi 15%. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan mencegah manipulasi harga saham.
TAG: