KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) menunda rebalancing MSCI Indonesia Index dari Mei ke Juni 2026. Pengumuman 20 April ini menjadi yang pertama sejak Januari, menyusul pembahasan reformasi pasar dengan regulator Indonesia. Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) menilai penundaan ini positif karena menghindarkan pasar dari risiko turun ke Frontier Market yang berpotensi memicu arus keluar dana pasif hingga US$ 7,8 miliar atau lebih dari Rp120 triliun. “Tapi, di sisi lain, keputusan itu belum menghapus ketidakpastian. Penundaan justru memperpanjang ketidakjelasan arah evaluasi MSCI berikutnya,” tulis Henan Asset dalam risetnya dikutip Kamis (23/4/2026). Henan Aset memandang reformasi yang disiapkan regulator, mulai dari konsep High Shareholding Concentration, transparansi kepemilikan di atas 1%, hingga peningkatan free float dan klasifikasi investor, dinilai sebagai kebutuhan struktural untuk memperkuat kredibilitas pasar.
MSCI Tunda Rebalancing Indonesia, Momentum Uji dan Tangkap Peluang Pasar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) menunda rebalancing MSCI Indonesia Index dari Mei ke Juni 2026. Pengumuman 20 April ini menjadi yang pertama sejak Januari, menyusul pembahasan reformasi pasar dengan regulator Indonesia. Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) menilai penundaan ini positif karena menghindarkan pasar dari risiko turun ke Frontier Market yang berpotensi memicu arus keluar dana pasif hingga US$ 7,8 miliar atau lebih dari Rp120 triliun. “Tapi, di sisi lain, keputusan itu belum menghapus ketidakpastian. Penundaan justru memperpanjang ketidakjelasan arah evaluasi MSCI berikutnya,” tulis Henan Asset dalam risetnya dikutip Kamis (23/4/2026). Henan Aset memandang reformasi yang disiapkan regulator, mulai dari konsep High Shareholding Concentration, transparansi kepemilikan di atas 1%, hingga peningkatan free float dan klasifikasi investor, dinilai sebagai kebutuhan struktural untuk memperkuat kredibilitas pasar.
TAG: