JAKARTA. Perusahaan masih mengandalkan penerbitan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) sebagai sumber pendanaan. Misalnya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerbitkan MTN seri A senilai Rp 80 miliar. Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, surat utang ini diterbitkan dengan tenor dua tahun dan akan jatuh tempo 20 November 2017. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tiga bulan dan pembayaran kupon pertama pada 20 Februari 2016. Kemudian, PT Mitsubishi UFJ Lease dan Finance Indonesia menerbitkan MTN senilai total Rp 300 miliar dalam dua seri. Seri A diterbitkan Rp 135 miliar dengan kupon tetap 9,25% dan tenor satu tahun. Adapun seri B senilai RP 165 miliar dengan kupon 10,25% dan tenor tiga tahun.
MTN Rp 530 miliar ramaikan pasar modal
JAKARTA. Perusahaan masih mengandalkan penerbitan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) sebagai sumber pendanaan. Misalnya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerbitkan MTN seri A senilai Rp 80 miliar. Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, surat utang ini diterbitkan dengan tenor dua tahun dan akan jatuh tempo 20 November 2017. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tiga bulan dan pembayaran kupon pertama pada 20 Februari 2016. Kemudian, PT Mitsubishi UFJ Lease dan Finance Indonesia menerbitkan MTN senilai total Rp 300 miliar dalam dua seri. Seri A diterbitkan Rp 135 miliar dengan kupon tetap 9,25% dan tenor satu tahun. Adapun seri B senilai RP 165 miliar dengan kupon 10,25% dan tenor tiga tahun.