MUF Optimistis Laba Tetap Terjaga hingga Akhir 2026, Ini Strateginya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) optimistis profitabilitas perusahaan hingga akhir 2026 tetap terjaga di tengah dinamika suku bunga dan potensi kenaikan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) di industri multifinance.

Plt. Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan dinamika suku bunga dan kualitas pembiayaan memang menjadi salah satu faktor yang perlu terus dikelola oleh industri pembiayaan. Meski demikian, MUF meyakini mampu menjaga kinerja melalui strategi pertumbuhan yang berkualitas.

“Kami tetap optimistis profitabilitas hingga akhir 2026 dapat terjaga melalui pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas, pengelolaan portofolio yang prudent, serta penerapan manajemen risiko secara disiplin,” ujar Dapot kepada Kontan, Jumat (3/7/2026).


Untuk itu, MUF terus memantau perkembangan kondisi pasar dan kebijakan moneter, termasuk dampaknya terhadap industri pembiayaan.

Baca Juga: BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Dari sisi pendanaan, perusahaan mengandalkan sinergi dengan Bank Mandiri, termasuk skema joint financing, sehingga struktur pendanaan tetap kompetitif untuk mendukung ekspansi pembiayaan.

Adapun Dapot mengatakan, transmisi perubahan suku bunga acuan ke industri pembiayaan umumnya membutuhkan waktu. Di saat yang sama, MUF juga terus mencermati dinamika persaingan agar tetap dapat menawarkan skema pembiayaan yang kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat.

“MUF terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, memperkuat manajemen risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan sinergi pendanaan melalui ekosistem Bank Mandiri,” terangnya.

Baca Juga: Kredit Melonjak 59%, Superbank Tambah Layanan Pinjaman di Aplikasi OVO

Selain itu, MUF berupaya mendorong pertumbuhan pembiayaan pada segmen-segmen yang memiliki prospek dan kualitas aset yang baik agar pertumbuhan bisnis berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Adapun hingga Mei 2026, MUF membukukan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 9,80 triliun atau tumbuh 6,4% secara tahunan (year on year/YoY).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News