Mulai Turun Hujan, Apakah Musim Penghujan Tiba? BMKG Prediksi Hal Berbeda



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Sejumlah wilayah telah turun hujan pada pekan ketiga September 2026. Apakah musim hujan segera tiba?

Hujan dengan intensitas ringan hingga berat telah terjadi di sekitar Jabodetabek pada Sabtu 19 September 2026. Di tengah suhu panas dan kabut asap, banyak warga berharap hujan tersebut sebagai awal musim penghujan.

Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2026/2027 di sejumlah wilayah Indonesia akan datang lebih lambat akibat fenomena El Nino yang berada pada kategori sangat kuat.


Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan awal musim hujan mundur dari rata-rata klimatologis. Musim hujan juga diperkirakan berlangsung dalam durasi yang lebih singkat. "Karena El Nino sekarang posisinya sangat kuat, fasenya, sehingga musim hujan di Indonesia itu akan sedikit mundur," kata Teuku di Istana, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Prediksi tersebut sejalan dengan keterangan resmi BMKG pada 22 September 2026. BMKG menyebut awal musim hujan di 529 Zona Musim (ZOM), atau sekitar 61,08% wilayah daratan Indonesia, berpotensi mengalami kemunduran dibandingkan rata-rata klimatologis. 

Baca Juga: Perpres KDKMP Terbit, Pemerintah Percepat Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Sejumlah Daerah Masuk Musim Hujan pada Oktober 2026

Teuku menjelaskan, beberapa wilayah yang saat ini menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Oktober 2026. Wilayah tersebut meliputi:

  • Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
Sementara itu, sebagian wilayah Indonesia lainnya diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026.

Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim hujan tidak berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia. Sebanyak 185 ZOM atau sekitar 24,66% luas daratan Indonesia diperkirakan memasuki musim hujan pada November 2026.

Selanjutnya, 266 ZOM atau 17,31% luas daratan diprediksi mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026. "Dan puncaknya nanti musim hujan di Desember, Januari, Februari," ujar Teuku.

Baca Juga: Manager KDKMP Resmi Jadi Pegawai BUMN? Ini Penjelasan Agrinas

BMKG Waspadai Risiko Banjir dan Longsor

Meski musim hujan diprediksi memiliki sifat normal, BMKG menyoroti durasi hujan yang lebih singkat pada periode 2026/2027.

Menurut Teuku, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena hujan dengan durasi yang lebih pendek dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi basah, termasuk banjir dan longsor.

"Cuma ada satu hal yang kita khawatirkan saat ini, karena sifat hujannya untuk musim hujan 2026-2027 ini adalah normal, tapi durasinya lebih pendek," kata Teuku.

"Sehingga, kita khawatirkan terkait dengan peningkatan dari bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan longsor nantinya," lanjutnya.

BMKG dalam siaran persnya juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor pada awal hingga puncak musim hujan. Pengelolaan drainase, konservasi air, dan kesiapan evakuasi menjadi bagian dari langkah antisipasi yang disarankan. 

Baca Juga: Simpanan Koperasi Diusulkan Dijamin LPS, Airlangga: Mumpung Uangnya Banyak

El Nino Sangat Kuat Pengaruhi Musim Hujan Indonesia

BMKG menjelaskan, keterlambatan musim hujan berkaitan dengan kombinasi fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang berpengaruh terhadap kondisi atmosfer Indonesia.

Berdasarkan keterangan BMKG pada 22 September 2026, anomali suhu muka laut di wilayah Nino3.4 Samudra Pasifik pada akhir Agustus tercatat sebesar +2,83. Indeks ENSO periode Juli–Agustus–September (JAS) berada pada angka +2,63, yang mengindikasikan El Nino sangat kuat. 

Kondisi tersebut berkontribusi terhadap periode kekeringan yang lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat dan pemangku kepentingan diimbau untuk menyiapkan langkah adaptasi terhadap dampak kekeringan, karhutla, serta potensi bencana hidrometeorologi ketika musim hujan tiba.

Sebagian artikel tayang di https://nasional.kompas.com/read/2026/09/24/15552741/bmkg-musim-hujan-mundur-karena-el-nino-puncaknya-desember-2026-awal-2027?source=terpopuler.   

300 Perusahaan Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel, Target Tuntas 2 Minggu
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News