Multi Medika (MMIX) Siap Bangun Pabrik Diapers dan Produk Baru Demi Dorong Laba



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2026 seiring raihan positif pada kuartal I-2026 serta sejumlah agenda strategis yang telah disiapkan perusahaan.

Pada kuartal I-2026, MMIX membukukan pendapatan sebesar Rp 50,1 miliar, meningkat 2,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 48,8 miliar.

Direktur Keuangan Multi Medika Internasional, Eveline N Susanto, mengatakan capaian tersebut didukung oleh pertumbuhan sejumlah lini produk utama serta inovasi produk yang terus dilakukan perseroan.


Baca Juga: TBS Energi (TOBA) Raih Fasilitas Pinjaman Rp 5,32 Triliun, Ini Peruntukannya

Kontribusi pendapatan pada kuartal I-2026 masih didominasi oleh produk masker, tisu, dan diapers. Di antara produk tersebut, penjualan masker mencatatkan pertumbuhan sebesar 16,4%.

Di sisi lain, MMIX juga terus melakukan inovasi dan pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan harian pendukung kesehatan masyarakat, salah satunya melalui peluncuran produk wet tissue yang pada kuartal I-2026 telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp 605 juta.

Net profit perusahaan juga mengalami kenaikan pada kuartal I-2026 yang dibukukan sebesar Rp 1,5 miliar, naik signifikan yaitu sebesar 20,6% dibandingkan dengan net profit kuartal I-2025 yaitu sebesar Rp 1,2 miliar,” ungkap Eveline, dalam paparan publik, Jumat (26/6). 

Dari sisi fundamental, MMIX menilai posisi keuangan perseroan tetap solid. Current ratio perusahaan tercatat sebesar 6,2 kali pada kuartal I-2026, masih jauh di atas rata-rata industri meskipun turun dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar 6,9 kali.

Sementara itu, debt to equity ratio tercatat sebesar 1,26 kali pada kuartal I-2026, relatif stabil dibandingkan posisi kuartal IV-2025 sebesar 1,25 kali.

Menurut Eveline, stabilitas rasio tersebut mencerminkan upaya MMIX dalam menjaga keseimbangan antara aset dan liabilitas sekaligus mengoptimalkan tingkat leverage guna menunjang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Untuk menopang pertumbuhan pada tahun ini, MMIX telah menyiapkan sejumlah agenda strategis. Salah satunya melalui kerja sama strategis dengan salah satu distributor nasional, PT SAI Indonesia, guna memperluas jangkauan distribusi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Astrindo (BIPI) Divestasi Anak Usaha Tambang Batubara Rp 1,78 Triliun

Saat ini, MMIX memiliki lebih dari 75 distribution center dan menjangkau lebih dari 50.000 titik penjualan di seluruh Indonesia melalui jaringan modern trade, general trade, farmasi, hotel restoran kafe (horeka), B2B, hingga e-commerce.

Selain penguatan distribusi, perusahaan juga akan membuka pabrik baby diapers yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan.

Pembangunan fasilitas produksi tersebut juga ditujukan untuk menjaga kualitas produk, menjamin ketersediaan rantai pasok, mengurangi ketergantungan impor dan risiko nilai tukar mata uang, sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri.

MMIX sendiri melihat peluang pertumbuhan yang besar pada industri popok bayi nasional. Manajemen memperkirakan pangsa pasar konsumen akan bertambah sekitar 11% CAGR hingga 2033 sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan bisnis perusahaan ke depan.

Di sisi inovasi produk, MMIX berencana meluncurkan sejumlah produk baru pada paruh kedua 2026, antara lain Mini Wet Wipes, Travel Tissue, dan Adult Diapers.

MMIX juga mulai memasarkan produk tissue bambu dan popok bayi yang disebut telah diterima pasar dengan baik.

"Ke depannya perusahaan optimis, kinerja akan terus meningkat seiring dengan dimulai dipasarkannya produk tissue bambu dan popok bayi yang telah diterima di pasar dengan baik," tandas Eveline.

Baca Juga: Program Diskon Tarif ASDP Telah Dinikmati 418.000 Penumpang dalam 3 Minggu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News