Multifinance Dominasi Pipeline Obligasi Awal 2026, Nilainya Rp 20,15 Triliun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sektor multifinance mendominasi rencana penerbitan obligasi korporasi pada awal 2026. Nilai pipeline penerbitan dari industri ini tercatat mencapai Rp 20,15 triliun hingga akhir Januari 2026.

Fixed Income Analyst PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ahmad Nasrudin mengungkapkan, terdapat tujuh perusahaan multifinance yang telah mengantongi mandat pemeringkatan dengan total rencana penerbitan Rp 20,15 triliun.

Baca Juga: Danantara Pangkas 15 Asuransi BUMN Jadi 3 Entitas, AAJI Nilai Persaingan Kian Dinamis


“Rencana penerbitan multifinance pada 2026 menunjukkan intensitas yang cukup tinggi dibanding sektor lain. Ini menjadikan sektor multifinance sebagai kontributor rencana terbesar di antara seluruh sektor,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Dorongan Refinancing

Ahmad menjelaskan, tingginya pipeline tersebut tak lepas dari kebutuhan refinancing obligasi jatuh tempo yang mencapai Rp 33,93 triliun sepanjang 2026.

Khusus kuartal I-2026, nilai obligasi jatuh tempo tercatat Rp 9,18 triliun.

Dengan rencana penerbitan yang besar, sektor multifinance dinilai berpotensi menjadi motor utama pertumbuhan pasar obligasi korporasi pada kuartal I-2026.

Baca Juga: Penjualan Mobil Naik Awal 2026, Multifinance Diminta Tetap Waspada

Meski realisasi penerbitan pada Januari masih terbatas, aktivitas diperkirakan meningkat pada Februari dan Maret.

Hal ini sejalan dengan strategi emiten yang cenderung oportunistik dalam memanfaatkan momentum pergerakan yield dan permintaan investor.

“Strategi penerbitan kemungkinan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi pasar,” imbuh Ahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News