KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sektor multifinance menghadapi tekanan refinancing yang cukup besar di sepanjang 2026. Total obligasi multifinance yang akan jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 33,93 triliun, dengan Rp 9,18 triliun di antaranya jatuh tempo pada kuartal I-2026. Fixed Income Analyst PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ahmad Nasrudin mengatakan, besarnya nilai jatuh tempo tersebut berpotensi mendorong peningkatan penerbitan obligasi baru, khususnya pada awal tahun. “Dengan profil jatuh tempo yang cukup besar, kebutuhan refinancing akan menjadi salah satu pendorong utama penerbitan obligasi multifinance pada 2026,” ungkap Ahmad kepada Kontan, Rabu (25/2/2026).
Multifinance Hadapi Obligasi Jatuh Tempo Rp 33,93 Triliun pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sektor multifinance menghadapi tekanan refinancing yang cukup besar di sepanjang 2026. Total obligasi multifinance yang akan jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 33,93 triliun, dengan Rp 9,18 triliun di antaranya jatuh tempo pada kuartal I-2026. Fixed Income Analyst PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ahmad Nasrudin mengatakan, besarnya nilai jatuh tempo tersebut berpotensi mendorong peningkatan penerbitan obligasi baru, khususnya pada awal tahun. “Dengan profil jatuh tempo yang cukup besar, kebutuhan refinancing akan menjadi salah satu pendorong utama penerbitan obligasi multifinance pada 2026,” ungkap Ahmad kepada Kontan, Rabu (25/2/2026).