KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapat umum anak muda terhadap museum adalah tempat yang membosankan dan terkesan untuk generasi tua. Namun Moja Museum yang berlokasi di Jakarta Selatan ini berusaha untuk menghilangkan kesan tersebut. Museum seni dengan sinema interaktif ini menawarkan museum yang penuh warna, cerita dan interaktif, sesuai dengan jiwa anak muda. Jennifer Sharon, salah satu pendiri Moja Museum mengatakan, ingin membuat anak muda bisa tahu bahwa seni juga seru. "Kalau biasanya ke museum tradisional tidak boleh dipegang dan tidak boleh foto. Nah kalau di sini dibuat seru," jelas Jennifer, Jumat (14/12). Jennifer bersama lima rekannya yang berusia 23 tahun hingga 28 tahun ini mendesain Moja Museum mirip saat kita mengunjungi sinema. Pada pintu masuk pengunjung harus membeli tiket dengan daftar harga yang bervariasi tergantung usia. Ada 14 ruangan yang sudah didesain secara apik dengan warna-warna yang menarik yang siap untuk dijelajahi.
Ada 14 ruangan dengan tema yang berbeda dengan tema sinema. Ruangan pertama misalnya, pengunjung disuguhi ruangan berdinding merah muda dan dihiasi warna-warna permen. Pengunjung juga bisa mendapatkan permen gratis di ruangan ini. Terus berinovasi Tema ruangan lain adalah ruang bermain yang menyuguhkan beragam video permainan seperti Mario Bross. Ada pula ruangan dengan desain layaknya di pantai yang dominan berwarna biru dan putih. Ada juga ruangan 500 Seat of Summer yang terinspirasi dari film 500 Days of Summer. "Kalau 500 Seat of Summer itu ikonik dengan dua orang duduk di kursi sembari menikmati pemandangan. Nah ini konsepnya ada banyak kursi juga juga dinding-dinding," jelas Jennifer. Ada juga ruangan terbuat dari bunga asli yang sudah dikeringkan. Pengunjung akan merasa seolah-olah berada di negara yang sedang musim semi.