KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) memperluas peluang bisnis di sektor energi melalui penguatan kemitraan strategis dengan PT Pertamina Maintenance & Construction (PertaMC). Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman atau
Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjajaki kolaborasi di bidang inspeksi teknis, penjaminan mutu, keselamatan industri, hingga layanan keberlanjutan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan kalibrasi
(Testing, Inspection, Certification, and Calibration/TICC), MUTU International memiliki kompetensi untuk mendukung kebutuhan industri energi.
Baca Juga: IHG Siapkan 13 Hotel Baru di Indonesia, Bidik Ekspansi ke Empat Destinasi Presiden Direktur Mutuagung Lestari
Arifin Lambaga mengatakan, lewat kolaborasi ini pihaknya melihat banyak peluang untuk mengintegrasikan kapabilitas MUTU International dengan kebutuhan PertaMC, mulai dari inspeksi teknis, penjaminan mutu, hingga layanan yang mendukung agenda keberlanjutan industri energi “Kami percaya, melalui sinergi yang kuat dan berorientasi pada kualitas, kerja sama ini dapat berkembang menjadi kolaborasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi industri dan mendukung kemajuan Indonesia," ujar Arifin, dalam keterangannya, Rabu (4/11).
Sementara itu, Komisaris Utama
Mutuagung Lestari , Sandiaga Salahuddin Uno menilai
bahwa melalui MoU ini, kedua perusahaan membuka peluang kolaborasi dalam berbagai bidang.
Cakupan kerja sama tersebut antara lain inspeksi teknis,
Non-Destructive Testing (NDT),
Quality Assurance/Quality Control (QA/QC), sertifikasi dan kalibrasi, pemantauan lingkungan, serta verifikasi dan validasi karbon. Peluang kerja sama juga mencakup layanan
Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan
Wastewater Treatment Plant (WWTP),
tank cleaning, serta pengolahan lumpur minyak (
oil sludge treatment). "Cakupan tersebut mencerminkan peluang pengembangan sinergi yang tidak hanya berfokus pada keandalan aset dan kualitas operasional, tetapi juga pada aspek pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan," ujar Sandiaga Uno. Seiring meningkatnya perhatian industri terhadap efisiensi, keselamatan kerja, kepatuhan, dan kinerja lingkungan, kolaborasi lintas kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi industri energi.
Bagi MUTU International, penguatan kemitraan dengan PertaMC juga sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan kapabilitas layanan, memperluas peluang bisnis, dan menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan industri. "Dengan mengedepankan kompetensi, integritas, dan standar mutu, MUTU International berupaya mengambil peran dalam mendukung ekosistem industri energi yang semakin andal, berdaya saing, dan berkelanjutan," tambah Sandiaga Uno.
Baca Juga: Archipelago Bidik Okupansi 80% pada Periode Libur Nataru 2026, Intip Strateginya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News