Naik 12,7%, Realisasi Investasi Tahun 2025 Tembus Rp 1.931,2 Triliun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun.

Realisasi investasi tersebut setara 101,3% dari target Rp 1.905,6 triliun dan tumbuh 12,7% secara tahunan (year on year/yoy).

Meski melampaui target, pertumbuhan realisasi investasi 2025 tercatat melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, realisasi investasi tumbuh 20,8% yoy.


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, realisasi investasi sepanjang 2025 tersebut telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2,71 juta orang, atau meningkat 10,4% yoy.

Baca Juga: DEN: Tanpa Dorongan Fiskal dan Investasi, Pertumbuhan Ekonomi Sulit Tembus 6%

Dari sisi komposisi, realisasi investasi 2025 didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 1.030,3 triliun. Nilai ini tumbuh 26,6% yoy dan berkontribusi 53,4% terhadap total realisasi investasi.

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 900,9 triliun, meningkat tipis 0,1% yoy dengan porsi 46,6% dari total realisasi.

Jika dilihat secara wilayah, realisasi investasi paling banyak berada di luar Jawa mencapai Rp 991,2 triliun, meningkat 10,7%. Realisasi ini mencapai 51,3% dari total realisasi investasi.

Sementara itu untuk investasi di pulau Jawa mencapai Rp 940 triliun, tumbuh 14,8% yoy. Realisasi ini mencapai 48,7% dari total investasi.

Rosan mengatakan, tahun 2025 bukanlah tahun yang muda. Ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi global, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi di perdagangan internasional.

"November lalu kita juga diuji oleh bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, tapi pemerintah tetap hadir, dan kita tetap optimis bahwa itu bisa kita lalui dengan baik," ungkap Rosan dalam konferensi pers, Kamis (15/1/2026).

Sebagai perbandingan, realisasi investasi sepanjang 2024 tercatat sebesar Rp 1.714,2 triliun atau 103,9% dari target Rp 1.650 triliun. Pada tahun tersebut, investasi tumbuh 20,8% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2023 yang sebesar 17,5%.

Realisasi investasi 2024 juga menyerap tenaga kerja sebanyak 2,46 juta orang, meningkat signifikan 34,7% yoy.

Baca Juga: BKPM Tawarkan Strategi Baru Tarik Investasi High-Tech 2026

Dari sisi struktur, PMDN pada 2024 mencapai Rp 814 triliun atau tumbuh 22,5% yoy dengan kontribusi 47,5% terhadap total investasi. Adapun PMA mencapai Rp 900,2 triliun, meningkat 20% yoy dan menyumbang 52,5% dari total realisasi investasi.

Melambatnya pertumbuhan investasi pada 2025 menunjukkan berbagai tantangan baik global dan domestik yang masih membayangi arus penanaman modal, meski secara nominal realisasi tetap mencetak rekor dan melampaui target pemerintah.

Selanjutnya: Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 15-18 Januari 2026, Lebih Hemat Hanya 4 Hari!

Menarik Dibaca: Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 15-18 Januari 2026, Lebih Hemat Hanya 4 Hari!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News