Naik 37%, penyaluran pembiayaan SMF tembus Rp 12,45 triliun di 2019



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan peningkatan kinerja sepanjang tahun 2019, khususnya dalam mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di sektor pembiayaan perumahan.

Direktur utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan realisasi total sekuritisasi dan penyaluran pinjaman tahun lalu mencapai Rp 14,45 triliun. Jumlah tersebut meningkat 21,63% dari realisasi 2018 yakni Rp 11,88 triliun.

Baca Juga: Sarana Multigriya Finansial targetkan penerbitkan obligasi Rp 10 triliun tahun ini


“Pencapaian tersebut berdasarkan penambahan pada data laporan keuangan audited periode 31 Desember 2019, dengan total aliran dana yang disalurkan bentuk kegiatan sekuritisasi sebesar Rp 2 triliun, penyaluran pinjaman sebesar Rp 12,45 triliun, dan pembelian KPR Rp 116 miliar,” kata Ananta dalam keterangan pers, Kamis (19/3).

Pada 2019 realisasi penyaluran pinjaman Rp 12,45 triliun naik 37,11% dari 2018 Rp 9,08 triliun. Sementara pencapaian transaksi sekuritisasi 2019 Rp 2 triliun sama dengan 2018.

Dengan realisasi tersebut, SMF makin menatap tahun 2020. Ananta mengatakan, tahun ini perusahaan menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp 13 triliun, sekuritisasi Rp 3 triliun, dan penerbitan surat utang sebesar Rp 10 triliun.

“Kami optimis target tersebut dapat kami realisasikan di tahun ini sehingga SMF dapat memaksimalkan peran kami sebagai Special Mission Vehicle yang dapat mendukung penuh Program Pemerintah di sektor Perumahan,” tambahnya.

Baca Juga: Turunkan suku bunga 25 bps, BI siapkan 7 langkah untuk topang pertumbuhan ekonomi

Terkait transaksi sekuritisasi, Sejak 2009 sampai 2019, SMF telah berhasil memfasilitasi 13 kali transaksi sekuritisasi dengan total nilai akumulatif sebesar Rp 12,15 triliun. Sedangkan kerja sama pembiayaan, SMF telah bekerja sama dengan Bank Umum, Bank Syariah, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Perusahaan Pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi