Jakarta. Tren pergerakan harga paladium sulit menanjak di tengah turunnya permintaan dan isu kenaikan suku bunga The Fed. Setelah tergerus dalam empat minggu berturut - turut, analis memprediksi harga paladium masih berpeluang kembali melemah. Mengutip Bloomberg, Jumat (28/10) pukul 17.58 WIB, harga paladium kontrak pengiriman Desember 2016 di New York Mercantile Exchange menguat 0,7% ke level US$ 617,5 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Namun dalam sepekan terakhir, paladium terkikis 0,52%. Harga paladium terus melemah dalam empat pekan terakhir. Analis PT Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto menduga laju harga paladium masih rawan terkoreksi. Selain sebagai bahan baku pada industri otomotif, paladium juga masuk dalam instrumen spekulasi. Dengan demikian, pergerakan harga paladium akan turut terpengaruh oleh nilai tukar dollar AS.
Naik harga, awas paladium rawan terkoreksi
Jakarta. Tren pergerakan harga paladium sulit menanjak di tengah turunnya permintaan dan isu kenaikan suku bunga The Fed. Setelah tergerus dalam empat minggu berturut - turut, analis memprediksi harga paladium masih berpeluang kembali melemah. Mengutip Bloomberg, Jumat (28/10) pukul 17.58 WIB, harga paladium kontrak pengiriman Desember 2016 di New York Mercantile Exchange menguat 0,7% ke level US$ 617,5 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Namun dalam sepekan terakhir, paladium terkikis 0,52%. Harga paladium terus melemah dalam empat pekan terakhir. Analis PT Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto menduga laju harga paladium masih rawan terkoreksi. Selain sebagai bahan baku pada industri otomotif, paladium juga masuk dalam instrumen spekulasi. Dengan demikian, pergerakan harga paladium akan turut terpengaruh oleh nilai tukar dollar AS.