JAKARTA. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) terus mengembangkan sistem tiket elektronik untuk pembayaran kereta rangkaian listrik. Setelah meluncurkan tiket harian berjaminan (THB) dan kartu multi trip (KMT) di pertengahan tahun 2013, kini perusahaan pelat merah itu mulai mengembangkan tiket elektronik dalam bentuk gelang dan ponsel. Layanan baru ini diluncurkan dengan menggandeng perusahaan asal Jepang, Sony Felica. "Ini sama aja penggunaannya sama sebelumnya cuma dikerenin dengan gelang dan HP," kata Tri Handoyo, Direktur Utama PT KCJ di stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (3/2). Yang membedakan layanan barunya ini hanya terletak pada jenis chip yang digunakan. Jika sebelumnya untuk model kartu menggunakan chip tipe A dan tipe B, maka untuk tiket elektronik model gelang dan HP menggunakan chip tipe C. Nantinya chip jenis terbaru ini akan ditanamkan dalam bentuk gelang dan dikembangkan menjadi simcard telepon seluler.
Nanti, tiket KRL bisa dipakai untuk simcard HP
JAKARTA. PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) terus mengembangkan sistem tiket elektronik untuk pembayaran kereta rangkaian listrik. Setelah meluncurkan tiket harian berjaminan (THB) dan kartu multi trip (KMT) di pertengahan tahun 2013, kini perusahaan pelat merah itu mulai mengembangkan tiket elektronik dalam bentuk gelang dan ponsel. Layanan baru ini diluncurkan dengan menggandeng perusahaan asal Jepang, Sony Felica. "Ini sama aja penggunaannya sama sebelumnya cuma dikerenin dengan gelang dan HP," kata Tri Handoyo, Direktur Utama PT KCJ di stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (3/2). Yang membedakan layanan barunya ini hanya terletak pada jenis chip yang digunakan. Jika sebelumnya untuk model kartu menggunakan chip tipe A dan tipe B, maka untuk tiket elektronik model gelang dan HP menggunakan chip tipe C. Nantinya chip jenis terbaru ini akan ditanamkan dalam bentuk gelang dan dikembangkan menjadi simcard telepon seluler.