KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi dilantik menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang sudah menduduki jabatan kapolri sejak Januari 2021 atau lebih dari 5 tahun. Sebagai Kapolri baru, Suyudi menyatakan akan melakukan sejumlah langkah untuk memperbaiki dan memperkuat institusi Korps Bhayangkara.
Janji ini disampaikan Suyudi saat menjalani dan sesudah uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon kapolri di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.
Baca Juga: Selamat Hari Batik Nasional 2026, Pilih Ucapan & Link Download Twibbon Berikut Turun ke lapangan Suyudi mengaju akan turun ke lapangan demi menyelesaikan permasalahan di tubuh Korps Bhayangkara. "Saya akan turun ke lapangan, bukan untuk cari panggung, tetapi untuk melihat masalah, mendengarkan anggota dan masyarakat, mengambil keputusan, serta memastikan keputusan dilaksanakan," ujar Suyudi. Jika menjadi Kapolri, ia berjanji bahwa dalam 100 hari pertamanya menjadi momentum untuk membenahi dan membersihkan internal Polri. Program 100 hari pertama tidak akan sekadar diisi dengan pengumuman berbagai program. Menurut dia, periode tersebut menjadi fase untuk membuktikan arah perubahan di tubuh Polri. Program 100 hari pertamanya dibagi menjadi tiga tahap. Pada hari pertama hingga hari ke-30, Suyudi akan memprioritaskan pemetaan kondisi internal Polri secara menyeluruh. "Mengetahui keadaan sebenarnya, menetapkan komando perubahan, membangun baseline, memeriksa penerimaan laporan, respons 110, tunggakan atau perkembangan perkara, pengaduan, perlindungan kelompok rentan, kesiapan Polres, Polsek, serta memetakan kejahatan berdampak tinggi," kata dia. Suyudi juga menyebutkan bahwa tahap awal tersebut mencakup pemetaan temuan dugaan tindak pidana. Memasuki hari ke-31 hingga ke-60, Suyudi akan menguji berbagai perbaikan yang telah dilakukan. Kemudian, pada hari ke-61 hingga ke-100, ia akan melihat hasil perbaikan sekaligus mengevaluasi hal-hal yang belum berjalan.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Mulai Menguat, PMI Manufaktur Kembali Ekspansif Benahi SDM Suyudi juga berjanji membenahi pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan rekrutmen di lingkungan Polri. Eks Kepala Badan Narkotika Nasional itu menegaskan, tidak boleh ada praktik titipan, transaksi, maupun sponsorship dalam pembinaan SDM dan rekrutmen Polri. “Tidak boleh ada ruang bagi titipan, transaksi, dan sponsorship. Anggota berprestasi dilindungi dan diberi ruang karier. Pelanggaran ditindak secara proporsional dan konsisten,” ujar Suyudi. Suyudi mengatakan, pembenahan SDM akan dilakukan terhadap seluruh siklus pengelolaan SDM Polri. Siklus tersebut mencakup perencanaan, rekrutmen, pendidikan, penempatan, karier, kompetensi, kesejahteraan, hingga purna tugas. “Seluruh siklus SDM dibenahi: perencanaan, rekrutmen, pendidikan, penempatan, karier, kompetensi, kesejahteraan, sampai purna tugas. Meritokrasi dan rekam integritas menjadi dasar,” tutur dia. Menurut Suyudi, sistem tersebut harus memberikan kesempatan kepada anggota Polri yang berprestasi untuk mengembangkan karier.
Baca Juga: Subsidi Energi Turun Jadi Rp 261 T di APBN 2027, DPR Minta Pertamina Jaga Distribusi Premanisme dan pemerasan Selain itu, Suyudi juga menjanjikan untuk menindak tegas premanisme dan pemerasan. "Prioritas penindakan tegas terhadap kejahatan, humanis terhadap masyarakat. Narkotika tetap menjadi fokus, premanisme dan pemerasan, kejahatan jalanan, tawuran, dan debt collector juga menjadi prioritas," ujar Suyudi. Menurut eks Kapolda Banten itu, humanis bukan berarti terbuka terhadap kejahatan, sedangkan tegas bukan berarti tindakan sewenang-wenang. Suyudi pun meminta dukungan masyarakat atas tanggung jawab baru ini. Ia berjanji akan menjalankan amanah sebagai Kapolri dengan sebaik-baiknya.
"Semoga apa yang menjadi amanah nantinya dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Suyudi. Dia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Sumber:
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/02/05082901/sederet-janji-kapolri-jenderal-suyudi-turun-ke-lapangan-hingga-sikat?page=all#page2. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News