Nasabah Naik Lebih 500.000, BCA Digital Fokus ke Kualitas Nasabah



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank BCA Digital mencatatkan jumlah nasabah mencapai sekitar 3,07 juta nasabah pada 2025. Dalam setahun pertumbuhan nasabah mencapai lebih dari 500.000. 

Adapun Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga T Halim menjelaskan, BCA Digital tidak agresif mengejar akuisisi nasabah melalui program promosi berantai seperti skema nasabah mengajak nasabah lain dengan imbalan tertentu.

Menurut dia, strategi tersebut berpotensi menghasilkan nasabah yang membuka rekening hanya karena insentif, bukan karena benar-benar ingin menggunakan layanan bank.


Baca Juga: Bidik Generasi Muda, AXA Financial Indonesia Hadirkan Rider Kesehatan AXA Gen Health

“Kami menghindari program nasabah mengajak nasabah dengan reward tertentu karena bisa menghasilkan nasabah yang sebenarnya tidak berniat menggunakan layanan, tetapi hanya ikut karena promo. Bagi kami yang paling penting bukan sekadar jumlah, tetapi kualitas nasabahnya,” ujarnya.” jelasnya kepada Kontan

Sebaliknya, BCA Digital lebih fokus menarik nasabah yang memang berniat menggunakan aplikasi blu untuk aktivitas finansial sehari-hari.

Pendekatan tersebut tercermin dari tingkat penggunaan aplikasi yang relatif tinggi. Yoga menyebut tingkat pengguna aktif di BCA Digital mencapai di atas 80% dari total nasabah.

“Tingkat penggunaan di kami cukup besar, mungkin di atas 80%. Itu yang mendorong banyaknya transaksi yang terjadi di aplikasi,” katanya.

Tingginya tingkat penggunaan tersebut turut mendukung pertumbuhan jumlah dan volume transaksi di platform Blu sepanjang 2025.

Untuk tahun ini, BCA Digital memperkirakan pertumbuhan jumlah nasabah masih akan berlanjut dengan kisaran yang relatif sejalan dengan capaian tahun lalu.

Baca Juga: Bank bjb Gandeng BPR Kuningan Perkuat Perencanaan Dana Pensiun Pegawai

Namun demikian, Yoga menegaskan bahwa fokus utama perusahaan tetap pada kualitas pengguna, bukan semata target jumlah nasabah.

“Fokus kami tetap pada kualitas nasabah dan tingkat penggunaan aplikasi, bukan hanya mengejar angka pertumbuhan pengguna,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News