KONTAN.CO.ID - SEOUL. Produsen otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor resmi melepas peluang untuk kembali menguasai pabrik perakitannya di Rusia. Reuters (2/1) melaporkan, perusahaan memastikan tidak mengeksekusi opsi pembelian kembali (buyback) aset tersebut, seiring perang Ukraina yang masih berlarut-larut dan penuh ketidakpastian. Keputusan ini menegaskan babak baru strategi Hyundai di pasar Rusia. Bersama afiliasinya, Kia dan Hyundai sempat menjadi pemain asing terbesar di Negeri Beruang Merah. Namun, peta persaingan berubah drastis sejak invasi Rusia ke Ukraina memicu sanksi Barat, mengganggu rantai pasok, sistem pembayaran, hingga memaksa banyak produsen global menghentikan produksi lokal. Dalam situasi tersebut, merek-merek otomotif asal China justru tampil agresif. Mereka berhasil merebut pangsa pasar yang ditinggalkan produsen Korea Selatan, Eropa, dan Jepang dalam empat tahun terakhir.
Nasib Hyundai di Rusia, Keputusan Ini Ubah Peta Persaingan Otomotif
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Produsen otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor resmi melepas peluang untuk kembali menguasai pabrik perakitannya di Rusia. Reuters (2/1) melaporkan, perusahaan memastikan tidak mengeksekusi opsi pembelian kembali (buyback) aset tersebut, seiring perang Ukraina yang masih berlarut-larut dan penuh ketidakpastian. Keputusan ini menegaskan babak baru strategi Hyundai di pasar Rusia. Bersama afiliasinya, Kia dan Hyundai sempat menjadi pemain asing terbesar di Negeri Beruang Merah. Namun, peta persaingan berubah drastis sejak invasi Rusia ke Ukraina memicu sanksi Barat, mengganggu rantai pasok, sistem pembayaran, hingga memaksa banyak produsen global menghentikan produksi lokal. Dalam situasi tersebut, merek-merek otomotif asal China justru tampil agresif. Mereka berhasil merebut pangsa pasar yang ditinggalkan produsen Korea Selatan, Eropa, dan Jepang dalam empat tahun terakhir.
TAG: