KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Won Korea Selatan (KRW) melemah melewati 1.510 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian ke level terlemahnya sejak Maret 2009, di tengah meningkatnya keengganan risiko global yang terkait dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (30/3), pasar bereaksi terhadap serangan rudal oleh pasukan Houthi Yaman terhadap Israel pada akhir pekan, yang memicu arus keluar dana asing yang luas dari mata uang Asia. Kenaikan harga minyak, yang sekarang di atas US$ 100 per barel, menambah tekanan lebih lanjut pada won, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan ekonomi Korea Selatan yang bergantung pada energi.
Nasib Won Korea Selatan: Melemah Terparah Sejak 2009, Apa Risikonya?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Won Korea Selatan (KRW) melemah melewati 1.510 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian ke level terlemahnya sejak Maret 2009, di tengah meningkatnya keengganan risiko global yang terkait dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (30/3), pasar bereaksi terhadap serangan rudal oleh pasukan Houthi Yaman terhadap Israel pada akhir pekan, yang memicu arus keluar dana asing yang luas dari mata uang Asia. Kenaikan harga minyak, yang sekarang di atas US$ 100 per barel, menambah tekanan lebih lanjut pada won, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan ekonomi Korea Selatan yang bergantung pada energi.
TAG: