JAKARTA. MasterCard melalui indeks kesejahteraan kota-kota di Asia Pasifik melaporkan bahwa masyarakat di negara maju lebih stres dibandingkan orang-orang di negara berkembang. Misalnya, masyarakat yang tinggal di kota-kota berkembang memiliki indeks 65,8 untuk bersikap positif terhadap kesejahteraan dibandingkan masyarakat di kota maju dengan indeks 56,8. Hasil dari survei 9.000 orang di 33 kota di 17 negara di Asia Pasifik mencatat, Jakarta memiliki indeks 72,1 untuk bersikap positif terhadap tingkat kesejahteraan yang terdiri dari komponen pekerjaan dan keuangan, keamanan dari ancaman, dan kepuasan. Serta kota lainnya yang bersikap positif adalah Delhi dengan indeks 71,7 dan Bangalore dengan indeks 73,2. Sedangkan, kota yang paling tidak positif terhadap kesejahteraan adalah Dhaka dengan indeks 48,7, diikuti Tokyo dengan indeks 52,1 dan Busan dengan indeks 52,5.
Negara maju lebih stres dari negara berkembang
JAKARTA. MasterCard melalui indeks kesejahteraan kota-kota di Asia Pasifik melaporkan bahwa masyarakat di negara maju lebih stres dibandingkan orang-orang di negara berkembang. Misalnya, masyarakat yang tinggal di kota-kota berkembang memiliki indeks 65,8 untuk bersikap positif terhadap kesejahteraan dibandingkan masyarakat di kota maju dengan indeks 56,8. Hasil dari survei 9.000 orang di 33 kota di 17 negara di Asia Pasifik mencatat, Jakarta memiliki indeks 72,1 untuk bersikap positif terhadap tingkat kesejahteraan yang terdiri dari komponen pekerjaan dan keuangan, keamanan dari ancaman, dan kepuasan. Serta kota lainnya yang bersikap positif adalah Delhi dengan indeks 71,7 dan Bangalore dengan indeks 73,2. Sedangkan, kota yang paling tidak positif terhadap kesejahteraan adalah Dhaka dengan indeks 48,7, diikuti Tokyo dengan indeks 52,1 dan Busan dengan indeks 52,5.