Nekat Melintas, Kapal Iran Ditembak AS: Trump Perintahkan Penyitaan, dan Pemeriksaan



KONTAN.CO.ID - Militer Amerika Serikat mengumumkan telah menembak sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA, hari Minggu petang 19 April 2026, waktu Washington DC. 

Klaim penembakan kapal kargo oleh militer Amerika Serikat tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun sosial medianya Truth Social.

"Angkatan Laut kita menghentikan mereka tepat di jalurnya dengan meledakkan lubang di ruang mesin," kata Donald Trump.


Trump menyebut kapal kargo berbendera Iran bernama Tosuka tersebut memiliki panjang hampir 900 kaki atau setara 274,32 meter.

Kapal Perang AS Terdeteksi di Selat Malaka, Misi Rahasia
© 2026 Konten oleh Kontan
"Berat hampir sama dengan kapal induk," kata Trump. Ia menyebut kapal itu mencoba melewati Blokade Angkatan Laut Amerika Serikat yang ada di Selat Hormuz

Trump mengklaim Angkatan Laut AS telah memberikan peringatan untuk berhenti, tapi peringatan itu diabaikan. Walhasil, Kapal Perusak Rudal Terpandu Angkatan Laut AS USS Spruance mencegat kapal TOUSKA di sekitar Teluk Oman, 

Trump menuding, awak kapal Iran menolak untuk mendengarkan peringatan militer Amerika Serikat, sehingga kapal Angkatan Laut Amerika Serikat menembak kapal dagang tak bersenjata tersebut

"Saat ini, Marinir AS memegang kendali atas kapal tersebut. TOUSKA berada di bawah Sanksi Departemen Keuangan AS karena sejarah aktivitas ilegal mereka sebelumnya," tuding Trump. 

Baca Juga: Australia–Jepang Resmikan Kontrak Kapal Perang US$ 7 Miliar

Saat ini Trump memerintahkan untuk menyita dan mengendalikan penuh atas kapal dagang tersebut, dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya!

Sementara Reuters juga melaporkan, perusahaan pelayaran CMA CGM pada hari Minggu menegaskan bahwa salah satu kapal miliknya terlibat dalam insiden di Selat Hormuz pada hari Sabtu. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan "tembakan peringatan" yang ditujukan kepada armada mereka.

Kendati situasi di perairan strategis tersebut sempat memanas, pihak CMA CGM memastikan seluruh kru kapal dalam keadaan aman dan tidak mengalami cedera.

Perusahaan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut guna memastikan keselamatan operasional armada mereka yang melintas di jalur perdagangan internasional krusial ini.

Baca Juga: Ancaman Terbaru Trump: Iran Rugi Rp 7,5 T/Hari, Siap Hancurkan Listrik dan Jembatan!