KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami kinerja positif sepanjang periode Januari-November 2025, dengan surplus mencapai US$ 38,54 miliar, atau meningkat 31,8% secara tahunan dibandingkan periode tahun sebelumnya US$ 29,24 miliar. Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara mitra dagang penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia. Sebaliknya, China masih menjadi negara yang memberikan tekanan terbesar terhadap neraca perdagangan nasional dengan defisit terdalam. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut, surplus perdagangan tersebut terutama ditopang oleh kuatnya kinerja ekspor nonminyak dan gas (nonmigas).
Neraca Dagang RI Surplus US$ 38,54 Miliar Sepanjang 2025, AS Penyumbang Terbesar
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami kinerja positif sepanjang periode Januari-November 2025, dengan surplus mencapai US$ 38,54 miliar, atau meningkat 31,8% secara tahunan dibandingkan periode tahun sebelumnya US$ 29,24 miliar. Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara mitra dagang penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia. Sebaliknya, China masih menjadi negara yang memberikan tekanan terbesar terhadap neraca perdagangan nasional dengan defisit terdalam. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut, surplus perdagangan tersebut terutama ditopang oleh kuatnya kinerja ekspor nonminyak dan gas (nonmigas).