jakarta. Meski membaik, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal pertama 2012 tetap masih defisit. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada kuartal satu 2012 NPI kita defisit sebesar US$1 miliar. Angka ini lebih kecil dibandingkan defisit pada kuartal keempat tahun lalu yang sebesar US$ 3,7 miliar. Dody Budi Waluyo, Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI menjelaskan, defisit NPI mengecil karena ditopang oleh transaksi modal dan keuangan yang kembali surplus. Alhasil, mampu menutupi sebagian dari defisit transaksi berjalan yang membesar. Transaksi modal dan finansial pada kuartal pertama 2012 mencatat surplus sebesar US$ 2,2 miliar setelah pada kuartal keempat 2011 mengalami defisit US$ 1 miliar. Ini karena investasi portofolio asing kembali mengalir.
Neraca pembayaran defisit US$ 1 miliar
jakarta. Meski membaik, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal pertama 2012 tetap masih defisit. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada kuartal satu 2012 NPI kita defisit sebesar US$1 miliar. Angka ini lebih kecil dibandingkan defisit pada kuartal keempat tahun lalu yang sebesar US$ 3,7 miliar. Dody Budi Waluyo, Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI menjelaskan, defisit NPI mengecil karena ditopang oleh transaksi modal dan keuangan yang kembali surplus. Alhasil, mampu menutupi sebagian dari defisit transaksi berjalan yang membesar. Transaksi modal dan finansial pada kuartal pertama 2012 mencatat surplus sebesar US$ 2,2 miliar setelah pada kuartal keempat 2011 mengalami defisit US$ 1 miliar. Ini karena investasi portofolio asing kembali mengalir.