KONTAN.CO.ID - ZURICH. Nestle melanjutkan langkah restrukturisasi bisnisnya dengan memisahkan unit bisnis air minum ke dalam perusahaan patungan (joint venture) bersama perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Platinum Equity. Dari transaksi ini, produsen makanan terbesar di dunia tersebut memperkirakan akan mengantongi dana sekitar €3 miliar atau setara US$ 3,43 miliar. Dalam pengumuman pada Kamis (23/7) seperti yang dilaporkan Reuters, Nestle menyebut perusahaan patungan baru itu akan diberi nama Peranel dengan komposisi kepemilikan masing-masing 50% oleh Nestle dan Platinum Equity. Peranel akan menaungi sejumlah merek air minum premium seperti Perrier, S.Pellegrino, Acqua Panna, serta bisnis Nestle Pure Life dan sejumlah bisnis air minum lokal milik perusahaan. Transaksi tersebut ditargetkan rampung pada paruh pertama tahun depan. Nestle menaksir nilai perusahaan (enterprise value) Peranel mencapai €4,9 miliar, sehingga perusahaan akan menerima dana tunai sekitar €3 miliar saat transaksi resmi ditutup.
Nestle Spin Off Bisnis Air, Kantongi Dana € 3 Miliar
KONTAN.CO.ID - ZURICH. Nestle melanjutkan langkah restrukturisasi bisnisnya dengan memisahkan unit bisnis air minum ke dalam perusahaan patungan (joint venture) bersama perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Platinum Equity. Dari transaksi ini, produsen makanan terbesar di dunia tersebut memperkirakan akan mengantongi dana sekitar €3 miliar atau setara US$ 3,43 miliar. Dalam pengumuman pada Kamis (23/7) seperti yang dilaporkan Reuters, Nestle menyebut perusahaan patungan baru itu akan diberi nama Peranel dengan komposisi kepemilikan masing-masing 50% oleh Nestle dan Platinum Equity. Peranel akan menaungi sejumlah merek air minum premium seperti Perrier, S.Pellegrino, Acqua Panna, serta bisnis Nestle Pure Life dan sejumlah bisnis air minum lokal milik perusahaan. Transaksi tersebut ditargetkan rampung pada paruh pertama tahun depan. Nestle menaksir nilai perusahaan (enterprise value) Peranel mencapai €4,9 miliar, sehingga perusahaan akan menerima dana tunai sekitar €3 miliar saat transaksi resmi ditutup.
TAG: