Net buy asing capai Rp 265 miliar, IHSG naik 0,81% ke 5.895 di sesi I hari ini (31/5)



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menanjak hingga akhir perdagangan sesi I hari ini. Senin (31/5) hingga pukul 11.30 WIB, IHSG menguat 47,17 poin atau 0,81% ke 5.895,79.

Investor asing mencatat net buy Rp 265,73 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan  pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 272,5 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 43,5 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 24,7 miliar. 

Sementara itu, saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) Rp 16,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 15,3 miliar dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 10,2 miliar. 


Baca Juga: IHSG dibuka menguat ke 5.871 pada pagi ini (31/5), asing koleksi saham BUMN

Total volume transaksi bursa mencapai 12,64 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,76 triliun. Sebanyak 281 saham naik harga. Ada 208 saham melemah dan 143 saham flat.

Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:

  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 9,21% 
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 6,78%
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) naik 6,42%
Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 1,77% 
  • PT JAPFA Tbk (JPFA) turun 1,72%
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 1,63%
Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas indeks sektoral. Penguatan terbesar terjadi pada  IDX Infrastructure yang melonjak 2,53%. Disusul, IDX Transportation naik 2,22%, IDX Basic Materials menguat 1,05% dan IDX Finance naik 0,95%.

Selanjutnya, IDX Properties menguat 0,72%, IDX Industrial naik 0,68%, IDX Technologies naik 0,62%, IDX Healthcare menguat 0,60% dan IDX Consumer Cyclical menguat 0,55%.

Sementara itu, IDX Energy menjadi indeks sektoral dengan pelemahan terdalam setelah melemah 0,71%. Diikuti, IDX Consumer Noncyclical yang turun 0,15%. 

Selanjutnya: Barito Pacific (BRPT) akan terbitkan obligasi Rp 750 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari