Niatan Sinar Mas masuk ke bisnis rumput laut ditanggapi positif



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Sinar Mas sedang mempertimbangkan memasuki bisnis rumput laut. Farid Ma'ruf, Ketua Komisi Rumput Laut Indonesia berharap, bila Sinar Mas benar-benar masuk ke bisnis rumput laut, maka hal itu dapat mendorong naiknya harga rumput laut khususnya di tingkat petani.

Pasalnya, saat ini harga rumput laut tengah menurun. Farid bilang, harga rumput laut kotoni sedang menurun menjadi Rp 16.000 per kg di tingkatkan konsumen.

Menurut Farid, sejak Desember hingga Januari lalu harga rumput laut sempat menyentuh Rp 25.000 per kg.


"Harga sempat meningkat karena permintaan saat itu sedang sangat tinggi. Kalau tidak ada ekspor harga pasti lebih menurun. Karena itu dengan Sinar Mas masuk, mudah-mudahan harga meningkat ," ujar Farid kepada Kontan.co.id, Senin (12/3).

Menurut Farid, perekonomian masyarakat khususnya di wilayah timur akan lebih terangkat bila rumput laut semakin dibutuhkan. Apalagi, saat ini lahan rumput laut yang terpakai masih 15% dari seluruh potensi lahan yang ada. Industri dalam negeri pun hanya membutuhkan rumput laut 20% - 25% setiap tahunnya.

Meski begitu, Farid mengatakan pemerintah pun perlu mengantisipasi bila industri dalam negeri tertarik untuk mengembangkan bisnis rumput laut.

Pasalnya, selama ini bibit yang dibutuhkan untuk ekstensifikasi berasal dari pemerintah. Bila bibit tidak tersedia, sementara permintaan terus meningkat, maka harga rumput laut bisa naik sangat tinggi.

Farid pun menambahkan, bila Sinar Mas berniat terjun dalam bisnis rumput laut, Sinar mas terus melakukan mengembangkan industri hilirnya dan melakukan berbagai pengembangan dan penelitian terkait rumput laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto