Nikkei Jepang Naik Hampir 3% Rabu (25/3), Harapan Damai Iran Angkat Sentimen Pasar



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Jepang menguat tajam pada perdagangan Rabu (25/3/2026), didorong optimisme pasar terhadap potensi penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Mengutip Reuters, indeks acuan Nikkei 225 naik 2,93% ke level 53.784,43. Sementara itu, indeks yang lebih luas, Topix, turut menguat 2,5% ke posisi 3.648,78.

Sentimen positif muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan adanya kemajuan dalam upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran.


Baca Juga: Harga Tembaga Rebound Rabu (25/3) Pagi, Didorong Pelemahan Dolar

Pernyataan ini mendorong optimisme investor setelah pasar sebelumnya bergerak volatil akibat ketidakpastian geopolitik.

Sebagai negara yang sangat bergantung pada impor energi, Jepang dinilai rentan terhadap gangguan pasokan minyak akibat konflik tersebut.

Oleh karena itu, penurunan tajam harga minyak pada hari yang sama menjadi pemicu utama penguatan pasar saham Jepang.

“Ekspektasi meredanya ketegangan di Timur Tengah tampaknya mendorong pasar saham lebih tinggi, meski ketidakpastian belum sepenuhnya hilang,” ujar Wataru Akiyama, strategist di Nomura Securities.

Kenaikan indeks Nikkei terjadi secara merata, dengan 211 saham mencatat penguatan dan hanya 14 saham yang melemah.

Saham Tokio Marine Holdings menjadi pemimpin penguatan dengan lonjakan 9,8%, melanjutkan reli setelah Berkshire Hathaway mengungkapkan telah mengambil saham di perusahaan asuransi tersebut.

Baca Juga: Dolar Taiwan dan Won Korsel Pimpin Penguatan Rabu (25/3) Pagi, Rupiah Ikut Menguat

Kinerja kuat juga ditunjukkan oleh Furukawa Electric yang naik 8,7%, serta SoftBank Group yang menguat 8%, didorong oleh momentum investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).

Di sisi lain, saham energi Inpex Corporation menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 2,6%, seiring melemahnya harga minyak. Selain itu, Nomura Research Institute juga turun 2,2%.