Nikkei Jepang Turun 1,1% Rabu (10/6), Saat Investor Tinggalkan Saham Teknologi



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2026) setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong investor mengalihkan dana dari saham-saham teknologi berisiko tinggi ke saham bernilai (value stocks) yang dinilai lebih defensif.

Mengutip Reuters, indeks Nikkei 225 turun 1,1% ke level 64.700,89. Pelemahan ini berbalik arah dari reli 2,1% yang tercatat pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas terkoreksi 0,69% ke level 3.869,34.


Baca Juga: KOSPI Korea Selatan Anjlok 2,4% Rabu (10/6), Akibat Memanasnya Konflik AS-Iran

Sentimen pasar memburuk setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada Selasa (9/6/2026) sebagai respons atas insiden penembakan jatuh helikopter militer AS di Selat Hormuz.

Eskalasi terbaru tersebut kembali memunculkan keraguan atas peluang tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran.

Di saat yang sama, data ekonomi menunjukkan inflasi harga produsen atau wholesale inflation Jepang pada Mei 2026 meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Kenaikan tekanan harga yang dipicu gejolak di kawasan Teluk turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi domestik Jepang.

Strategist Equities Nomura Securities Wataru Akiyama mengatakan, tekanan jual terutama terjadi pada saham-saham yang terkait kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor.

Baca Juga: Inflasi Produsen China Sentuh Level Tertinggi Hampir 4 Tahun pada Mei 2026

"Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan tekanan kenaikan suku bunga domestik membuat investor lebih fokus pada valuasi relatif. Karena itu, pelemahan Topix relatif lebih terbatas dibandingkan Nikkei," ujarnya.

Dari total saham anggota Nikkei, sebanyak 96 saham menguat dan 128 saham melemah.

Saham-saham teknologi menjadi penyumbang penurunan terbesar. Produsen wafer silikon Sumco anjlok 9%, disusul SoftBank Group yang merosot 8,9%, serta Sumitomo Electric yang turun 8,1%.

Baca Juga: Tiga Bank Terbesar Jepang Siap Terbitkan Stablecoin pada 2027

Sementara itu, saham Nintendo juga menjadi sorotan setelah jatuh 7,8%. Pelemahan tersebut terjadi karena investor kecewa terhadap presentasi sejumlah judul gim baru yang dipamerkan perusahaan.