Nilai Ekspor Indonesia ke Israel Tumbuh 36,24% pada 2025, Ini Respons Mendag



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menanggapi terjadinya peningkatan ekspor Indonesia ke Israel pada 2025, seperti tercatat dalam situs Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Mengacu situs Satu Data Perdagangan Kemendag, total nilai ekspor Indonesia ke Israel meningkat 36,24% ke US$ 250,2 juta pada 2025, dari US$ 183,6 juta sepanjang tahun sebelumnya atau 2024.

Adapun barang yang mencatatkan pertumbuhan paling signifikan adalah kertas/karton, dengan nilai ekspor ke Israel sebesar US$ 26,2 juta, naik 305,83% dari tahun 2024.


Baca Juga: Ekspor Kakao Indonesia Tetap Prospektif, Harga dan Permintaan Mulai Menguat

Menanggapi hal tersebut, Budi mengatakan bahwa aktivitas perdagangan Indonesia dapat dijalankan dengan pasar manapun, termasuk negara yang tak punya hubungan diplomatik dengan Indonesia.

"Sebenarnya kalau hubungan dagang dengan siapa saja 'kan tidak ada masalah, ya," ujarnya dalam media briefing di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Hal ini mencerminkan bahwa kegiatan ekspor dilakukan dalam konteks bisnis, terlepas dari hubungan diplomatik antarpemerintah.

Budi mencontohkan, Indonesia juga tetap menjalin hubungan niaga dengan Taiwan, meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik.

Baca Juga: Kementerian Perdagangan Terbitkan Permendag Baru Atur Ekspor Karet Alam

"Taiwan 'kan juga nggak punya hubungan diplomatik (dengan Indonesia), tapi dagang nggak ada masalah," imbuhnya.

Asal tahu saja, sepanjang 2025, Kemendag mencatat lima besar pasar utama ekspor adalah Tiongkok yang nilai ekspornya tumbuh 6,85% dibandingkan tahun sebelumnya, Amerika Serikat (AS) yang meningkat 16,66%, disusul India yang berkurang 10,09%, Jepang yang juga turun 15,01%, serta Singapura yang tumbuh 12,24%.

Baca Juga: Perkuat Ekspor, Mendag Resmikan Kantor Pusat ATTEC di Jakarta

Selanjutnya: Perusahaan India Ini Incar Proyek Revitalisasi Kilang di Indonesia

Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: