KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tercatat mengalami perbaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tahun 2024. Rasionya susut lantaran outstanding kredit bank pelat ini tumbuh dua digit, namun secara nilai tercatat ada peningkatan tipis. Melansir paparan kinerja BNI, Rabu (19/2), rasio NPL bank ini pada akhir 2024 ada di level 2%, turun dari 2,1% pada tahun sebelumnya. Total kredit BNI pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp 775,8 triliun, meningkat 11,6% secara tahunan atau year on year (YoY). Sehingga total nilai kredit bermasalah mencapai Rp 14,98 triliun, naik tipis dari Rp 14,71 triliun pada tahun 2023.
Nilai Kredit Bermasalah BNI Mencapai Rp 14,9 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tercatat mengalami perbaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tahun 2024. Rasionya susut lantaran outstanding kredit bank pelat ini tumbuh dua digit, namun secara nilai tercatat ada peningkatan tipis. Melansir paparan kinerja BNI, Rabu (19/2), rasio NPL bank ini pada akhir 2024 ada di level 2%, turun dari 2,1% pada tahun sebelumnya. Total kredit BNI pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp 775,8 triliun, meningkat 11,6% secara tahunan atau year on year (YoY). Sehingga total nilai kredit bermasalah mencapai Rp 14,98 triliun, naik tipis dari Rp 14,71 triliun pada tahun 2023.