Nindya Karya Garap Proyek Delapan Tower Hunian ASN di IKN



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya memperkuat portofolio bisnis infrastruktur melalui penandatanganan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) untuk pembangunan delapan tower hunian aparatur sipil negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Proyek di Wilayah Perencanaan (WP) 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tersebut mencakup 288 unit hunian dan diharapkan mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal bagi ASN sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

“Saat ini telah tersedia sekitar 10.000 lapangan pekerjaan di IKN, dan penyelenggaraan kegiatan ini memiliki potensi besar untuk semakin memperluas kesempatan kerja serta menggerakkan roda perekonomian lokal bagi masyarakat sekitar,” kata Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, Rabu (14/10).


Proyek yang diprakarsai badan usaha (unsolicited PPP) tersebut dibangun di atas lahan seluas 68.390 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 82.666 meter persegi. Delapan tower itu dirancang untuk menampung 288 unit hunian, masing-masing seluas 190 meter persegi, dan akan dikelola oleh PT Nindya Estate Management, anak perusahaan Nindya Karya.

Baca Juga: Gapensi Soroti Peluang Kontraktor Lokal dari Aturan Baru Proyek Pemerintah

Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah mengatakan, pembangunan hunian tersebut berperan penting dalam mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal, menunjang aktivitas aparatur negara, serta meningkatkan kualitas kehidupan di IKN.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada OIKN atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan untuk terlibat dalam proyek tersebut.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM Nindya Karya, Eduard Batubara menilai skema KPBU mencerminkan kolaborasi pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur strategis. Skema tersebut juga menekankan tata kelola, akuntabilitas, dan orientasi kinerja jangka panjang dalam pelaksanaan proyek.

Nindya Karya menyatakan siap mengerahkan sumber daya dan kapabilitas perusahaan dengan menerapkan standar keunggulan konstruksi (construction excellence). Perusahaan menargetkan pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan ketepatan waktu, mutu pekerjaan, serta keselamatan pada setiap tahapan konstruksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: