KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat. Dimulainya pembangunan ditandai dengan pelaksanaan
groundbreaking pada Kamis (17/9). Proyek ini menjadi bagian dari upaya pengembangan infrastruktur perikanan nasional untuk memperkuat rantai pasok komoditas laut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis maritim. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono berpesan kepada Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana agar menjaga fokus dan memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pengembangan PPN Kejawanan sendiri merupakan bagian dari program Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055), yang didukung pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB).
Baca Juga: Kapasitas PLTA Turun Imbas El Nino, Pengamat Sorot Keunggulan PLTP Pengembangan pelabuhan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan dan masyarakat di sekitar Cirebon. Penguatan infrastruktur pelabuhan dan rantai pasok komoditas laut diharapkan dapat mendorong aktivitas perikanan yang lebih terintegrasi. "Selain itu, proyek tersebut diharapkan membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan dan perikanan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah," kata Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah dalam keterangannya, dikutip Sabtu (19/9). Melalui proyek pengembangan PPN Kejawanan, Firmansyah bilang, Nindya Karya turut mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan penguatan rantai pasok komoditas perikanan. Proyek ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan infrastruktur nasional dan pengembangan sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Sebagai kontraktor pelaksana, Nindya Karya berkomitmen menjalankan pembangunan dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan, serta menyelesaikan proyek tepat waktu.
Baca Juga: Adhi Karya (ADHI) Teken MRA, Restrukturisasi Utang Masuk Tahap Implementasi Komitmen tersebut, lanjut dia, diwujudkan melalui penerapan standar mutu secara konsisten, pengendalian kualitas pada setiap tahapan pekerjaan, tata kelola proyek yang profesional, serta koordinasi optimal untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target. Dengan dimulainya pembangunan fisik PPN Kejawanan, pengembangan infrastruktur pelabuhan perikanan ini diharapkan dapat mendukung penguatan ekonomi maritim dan meningkatkan nilai tambah sektor perikanan di Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News