KONTAN.CO.ID - Produsen emas terbesar Australia Northern Star Resources menunjuk Suresh Vadnagra sebagai chief executive officer (CEO) baru. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan dari investor aktivis Elliott Investment Management yang sebelumnya mendesak perusahaan melakukan perombakan kepemimpinan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 1% Kamis (2/7) Pagi, Brent ke US$70,84 Melansir
Reuters dalam pengumuman pada Kamis (2/7/2026), Northern Star menyatakan Vadnagra akan mulai menjabat sebagai CEO pada 5 Oktober 2026. Sebelumnya, Elliott Investment Management mengakumulasi kepemilikan saham senilai lebih dari A$1 miliar di Northern Star dan meminta perusahaan segera mengganti jajaran pimpinan. Investor aktivis tersebut menilai kinerja perusahaan dalam beberapa waktu terakhir jauh di bawah harapan. Hingga berita ini ditulis, Elliott belum memberikan tanggapan atas penunjukan CEO baru tersebut. Vadnagra saat ini menjabat sebagai Kepala Aset Industri Nikel dan Seng Glencore yang berbasis di Swiss.
Baca Juga: Dolar AS Stabil Jelang Data Tenaga Kerja, Yen Dekati Level Picu Intervensi Jepang Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri pertambangan, termasuk pernah bekerja di produsen emas Newcrest dan perusahaan tambang MMG Ltd yang tercatat di Bursa Hong Kong. Selain mengumumkan CEO baru, Northern Star juga menunjuk Wakil Ketua Dewan saat ini, Michael Ashforth, sebagai calon ketua dewan komisaris yang baru menggantikan Michael Chaney setelah rapat umum pemegang saham tahunan pada November mendatang. Chaney sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa masa jabatannya akan berakhir tahun ini. Bersamaan dengan perubahan manajemen, Northern Star juga merilis kinerja operasional awal untuk kuartal yang berakhir Juni 2026.
Baca Juga: KPMG Australia Berbenah, Michael Ebeid Ditunjuk Jadi Ketua Independen Pertama Perusahaan mencatat penjualan emas mencapai 1,543 juta ons, sekitar 2% lebih tinggi dibandingkan konsensus analis sekaligus memenuhi target produksi yang telah direvisi menjadi di atas 1,5 juta ons. Kinerja produksi yang melampaui ekspektasi tersebut disambut positif oleh pasar. Saham Northern Star sempat melonjak hingga 4% ke level A$19,56 pada perdagangan Kamis. Broker Ord Minnett menilai kombinasi penunjukan CEO baru dan produksi emas yang lebih baik dari perkiraan menjadi sentimen positif bagi perusahaan. "Ini merupakan perkembangan yang cukup positif, baik dari sisi capaian produksi maupun rencana suksesi kepemimpinan. Ditambah dengan pergerakan harga emas semalam, saham Northern Star berpotensi bergerak lebih tinggi," tulis Ord Minnett dalam risetnya.