KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan atau multifinance terus menunjukkan pemburukan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, tingkat NPF gross perusahaan pembiayaan per Mei 2026 sebesar 3,06%, atau memburuk dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,89%. Mengenai hal itu, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melihat kondisi pemburukan kredit macet industri yang terus berlanjut disebabkan oleh beberapa faktor. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan salah satu faktornya, yakni kondisi ekonomi yang menantang di sejumlah sektor dan daya beli masyarakat yang masih tertekan.
NPF Industri Multifinance Terus Menunjukkan Pemburukan, Ini Kata CNAF
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan atau multifinance terus menunjukkan pemburukan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, tingkat NPF gross perusahaan pembiayaan per Mei 2026 sebesar 3,06%, atau memburuk dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,89%. Mengenai hal itu, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melihat kondisi pemburukan kredit macet industri yang terus berlanjut disebabkan oleh beberapa faktor. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan salah satu faktornya, yakni kondisi ekonomi yang menantang di sejumlah sektor dan daya beli masyarakat yang masih tertekan.