KONTAN.CO.ID - TOKYO. Raksasa telekomunikasi asal Jepang Nippon Telegraph and Telephone Corp (NTT) bakal melakukan aksi tender terbesar dalam sejarah perusahaan di Jepang. Dalam artikel yang dimuat Japantimes, Rabu (30/9) pihaknya bakal membeli semua saham anak perusahaan dan unit ponsel NTT yakni Docomo Inc, dengan nilai mencapai 4,3 triliun yen atau sekitar Rp 604,81 triliun (kurs Rp 140,65 per Yen) dalam tawaran pengambilalihan. Kesepakatan itu, akan memberikan dukungan finansial yang sangat kuat kepada NTT Docomo, untuk terlibat dalam perang harga. Sekaligus dapat memicu persaingan yang lebih ketat di antara operator nirkabel utama Jepang. Akan tetapi, rencana itu dibantah oleh Presiden NTT Jun Sawada. Pasalnya, kesepakatan itu tak lain merupakan dorongan oleh tekanan dari pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga untuk menurunkan biaya telepon seluler.
NTT Group beli saham anak usahanya seharga Rp 604,81 triliun
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Raksasa telekomunikasi asal Jepang Nippon Telegraph and Telephone Corp (NTT) bakal melakukan aksi tender terbesar dalam sejarah perusahaan di Jepang. Dalam artikel yang dimuat Japantimes, Rabu (30/9) pihaknya bakal membeli semua saham anak perusahaan dan unit ponsel NTT yakni Docomo Inc, dengan nilai mencapai 4,3 triliun yen atau sekitar Rp 604,81 triliun (kurs Rp 140,65 per Yen) dalam tawaran pengambilalihan. Kesepakatan itu, akan memberikan dukungan finansial yang sangat kuat kepada NTT Docomo, untuk terlibat dalam perang harga. Sekaligus dapat memicu persaingan yang lebih ketat di antara operator nirkabel utama Jepang. Akan tetapi, rencana itu dibantah oleh Presiden NTT Jun Sawada. Pasalnya, kesepakatan itu tak lain merupakan dorongan oleh tekanan dari pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga untuk menurunkan biaya telepon seluler.