Nvidia Resmi Umumkan Akuisisi Hugging Face Senilai US$ 12,93 Miliar



KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Kabar rencana akuisisi Hugging Face oleh Nvidia semakin jelas. Nvidia mengumumkan, Kamis (3/9/2026), akan mengakuisisi platform developer populer tersebut senilai US$ 12,93 miliar.

Reuters melaporkan, berdasarkan kesepakatan tersebut, Nvidia akan membayar sekitar US$ 11,9 miliar kepada para investor Hugging Face. Nvidia juga akan menawarkan program retensi berbasis ekuitas senilai hingga US$ 1 miliar bagi karyawan yang bergabung dengan Nvidia.

Kedua perusahaan sebelumnya telah bekerjasama untuk membantu pengembang memanfaatkan layanan komputasi Nvidia di platform tersebut.


Hugging Face memiliki valuasi sebesar US$ 4,5 miliar pada putaran pendanaan terakhir yang diungkapkan pada Agustus 2023. Saat itu, perusahaan tersebut menggalang dana sebesar US$ 235 juta dari sejumlah investor, seperti Salesforce, AMD, dan Amazon.

Sementara itu, Nvidia menutup kuartal yang berakhir di Juli dengan kas dan setara kas sebesar US$ 22,44 miliar, lebih dari dua kali lipat angka di Januari, sebesar US$ 10,61 miliar. Posisi tersebut memberikan kapasitas besar bagi perusahaan pembuat cip tersebut untuk mendanai kesepakatan ini.

Baca Juga: Nvidia Dikabarkan Sepakat Akuisisi Hugging Face, Rogoh Kocek US$ 12,9 Miliar

Akhir bulan lalu, Nvidia merilis proyeksi untuk tahun mendatang. Perusahaan ini memperkirakan pertumbuhan pendapatan sekitar 70% pada tahun fiskal 2028, seiring terus berlanjutnya lonjakan permintaan infrastruktur AI.

Akuisisi Hugging Face ini akan mengukuhkan posisi Nvidia sebagai pemain kunci di pasar model terbuka, sebutan untuk model yang dapat diunduh, dijalankan, dan disesuaikan secara bebas oleh pengguna. Ini berbeda dengan sistem tertutup yang dikembangkan oleh OpenAI dan Anthropic.

"Hugging Face akan tetap menjadi platform terbuka bagi seluruh ekosistem AI," ujar CEO Nvidia Jensen Huang, seperti dikutip Reuters, Kamis (3/9/2026). Huang menambahkan, penggunaan cip Nvidia tidak akan menjadi syarat mutlak untuk membangun aplikasi atau melakukan penerapan melalui Hugging Face.

Nvidia sebelumnya telah berperan aktif dalam mendukung industri AI terbuka melalui model Nemotron miliknya yang banyak digunakan.

Akuisisi Hugging Face akan memberikan akses langsung ke platform tempat para pengembang berkolaborasi, menguji, dan berbagi perangkat menggunakan berbagai model AI terbuka. Ini berpotensi memberikan wawasan dan data berharga untuk membantu Nvidia memperkecil kesenjangan teknologi dengan laboratorium-laboratorium terkemuka di AS dan China.

Baca Juga: Tarif Impor Tak Ngefek, Defisit Perdagangan Juli AS Naik 24,4% Jadi US$ 88,6 Miliar

Permintaan terhadap model open-weight atawa model dengan bobot terbuka melonjak karena banyak perusahaan keberatan dengan biaya tinggi untuk menerapkan teknologi tersebut.

Perusahaan-perusahaan China seperti DeepSeek dan Z.ai muncul sebagai pemain kunci dengan model yang mampu menandingi kualitas terbaik dari AS dalam berbagai tugas dengan biaya yang lebih rendah. Ini termasuk pembuatan kode komputer.

Lonjakan permintaan ini memicu kekhawatiran beberapa perusahaan AS mungkin akan bergantung pada model buatan Beijing, di tengah persaingan kedua negara untuk mendominasi teknologi yang dianggap krusial bagi masa depan mereka.