WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan menaikkan plafon pinjaman lunak bagi pengusaha kecil dan menengah (UKM) AS. Pemerintah AS bakal menaikkan nilai pinjaman UKM dari sebelumnya sebesar US$ 350.000 menjadi sebesar US$ 1 juta. Tujuannya untuk mendorong ekspansi pebisnis dan menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi pengangguran di negara itu. Bloomberg, mengutip sumber di kantor publikasi pemerintah AS, menulis, kebijakan soal UKM yang akan diumumkan Obama ada dua. Yakni, kenaikan plafon kredit tersebut dan bantuan dari Kementerian UKM untuk refinancing surat utang berbasis properti mereka. Tapi, usulan tersebut harus mendapat persetujuan Kongres AS. Obama berulang kali menegaskan, penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas utama kerja pemerintah tahun ini. Pemerintah Negeri Uwak Sam ini memprediksi rata-rata pengangguran di AS sepanjang 2010 bisa mencapai 10%.
Obama Naikkan Plafon Kredit Lunak bagi Pengusaha Kecil AS
WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan menaikkan plafon pinjaman lunak bagi pengusaha kecil dan menengah (UKM) AS. Pemerintah AS bakal menaikkan nilai pinjaman UKM dari sebelumnya sebesar US$ 350.000 menjadi sebesar US$ 1 juta. Tujuannya untuk mendorong ekspansi pebisnis dan menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi pengangguran di negara itu. Bloomberg, mengutip sumber di kantor publikasi pemerintah AS, menulis, kebijakan soal UKM yang akan diumumkan Obama ada dua. Yakni, kenaikan plafon kredit tersebut dan bantuan dari Kementerian UKM untuk refinancing surat utang berbasis properti mereka. Tapi, usulan tersebut harus mendapat persetujuan Kongres AS. Obama berulang kali menegaskan, penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas utama kerja pemerintah tahun ini. Pemerintah Negeri Uwak Sam ini memprediksi rata-rata pengangguran di AS sepanjang 2010 bisa mencapai 10%.