Obama setujui serangan udara atas Irak



WASHINGTON. Dalam pernyataannya pada Kamis (7/8) malam, Presiden AS Barack Obama mengatakan, militer AS sudah mendapatkan otoritas untuk melakukan serangan udara dengan target Irak untuk melindungi personil Amerika di negara itu.

Langkah ini diambil menyusul dimulainya penyaluran bantuan kemanusiaan oleh AS bagi warga Irak yang terperangkap.

"Kami bermaksud untuk tetap waspada dan akan mengambil tindakan jika kekuatan-kekuatan teroris mengancam personil kami atau fasilitas kami di mana saja di Irak," kata Obama.


Dia menambahkan, AS tidak akan melakukan intervensi setiap kali ada krisis di dunia. "Namun, kami saat ini kami harus bertindak karena banyak orang yang tidak bersalah menghadapi ancaman kekerasan dalam skala yang cukup besar. Kami akan bertindak hati-hati dan bertanggungjawab untuk mencegah potensi tindakan genocide," paparnya.

Serangan udara akan menjadi yang pertama sejak AS menarik pasukannya pada akhir 2011 lalu. Obama bilang, AS sudah berkonsultasi dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)  dan negara lainnya yang meminta aksi tersebut. "Namun, saya tidak akan memperbolehkan AS untuk kembali terlibat dalam perang lainnya di Irak. Sehingga, meskipun kami mendukung warga Irak, pasukan militer AS tidak akan kembali berperang," tegasnya.