KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek pasar obligasi atau surat utang pada 2026 diperkirakan menghadapi dinamika yang lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Volatilitas diproyeksikan masih tinggi, terutama pada obligasi pemerintah atau Surat Utang Negara (SUN), seiring meningkatnya ketidakpastian global dan perubahan ekspektasi suku bunga. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menilai, untuk obligasi pemerintah, pergerakan harga dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, khususnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang sedang berlangsung.
Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Tahan Gejolak Dibanding SUN pada Tahun 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek pasar obligasi atau surat utang pada 2026 diperkirakan menghadapi dinamika yang lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Volatilitas diproyeksikan masih tinggi, terutama pada obligasi pemerintah atau Surat Utang Negara (SUN), seiring meningkatnya ketidakpastian global dan perubahan ekspektasi suku bunga. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menilai, untuk obligasi pemerintah, pergerakan harga dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, khususnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang sedang berlangsung.