Obligasi korporasi jatuh tempo kuartal II Rp 12 T



JAKARTA. Nilai jatuh tempo emisi obligasi kuartal II-2015 merupakan yang terbesar dibanding kuartal lain sepanjang tahun ini. Mayoritas dana tersebut berasal dari sektor keuangan.

Menghimpun data dari laman resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), nominal emisi obligasi korporasi jatuh tempo pada kuartal II-2015 sebesar Rp 12,16 triliun. Nilai tersebut berasal dari 29 emisi obligasi dan 1 sukuk. Adapun mayoritas dana tersebut berasa dari surat utang emiten sektor keuangan (multifinance dan perbankan) yang porsinya mencapai 92,9%.

Nilai terbesar merupakan emisi Obligasi Berkelanjutan I FIF Tahap I Tahun 2012 Seri C yang senilai Rp 1,635 triliun jatuh tempo pada 20 April 2015. Sedangkan yang terendah berasal dari Obligasi Subordinasi Bank Sulut I Tahun 2010 yang sebesar Rp 10 miliar dan jatuh tempo pada 9 April 2015.


Analis Millenium Danatama Indonesia Desmon Silitonga mengatakan dengan nilai jatuh tempo yang besar berarti ada potensi penerbitan yang juga besar. “Terlebih ini mayoritas dana dari emiten sektor keuangan. Emiten sektor ini terutama multifinance sering menggunakan dana obligasi sebagai modal kerja,” ujar Desmon.

Menurutnya dengan kewajiban mengembalikan dana pokok investasi ke investor, emiten sektor keuangan tersebut akan kembali menerbitkan obligasi (refinancing) untuk tetap menambal modal kerja. Ia memprediksi nilai emisi obligasi korporasi baru kuartal II-2015 ini bisa mencapai Rp 15 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia