Obligasi SMF Raih Peringkat idAAA dari Pefindo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2019 Seri B senilai Rp 640 miliar milik PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) yang akan jatuh tempo pada 4 Juli 2022. 

Pefindo menyebut, perusahaan akan melunasi instrumen tersebut menggunakan dana internal, dengan kas dan setara kas sebesar Rp 4,3 triliun pada akhir Desember 2021.

"Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo," kata Pefindo, dalam keterangan resmi, Kamis (21/4). 


Baca Juga: SMF Telah Salurkan Dana untuk Perbaikan Rumah Kumuh Rp 22,5 Miliar

Adapun kemampuan obligor untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan obligor lain adalah superior.

SMF adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membawa misi khusus untuk meningkatkan kepemilikan rumah di Indonesia dengan cara mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan.

Perusahaan memberikan pembiayaan kepada penyalur KPR seperti bank dan perusahaan pembiayaan, dengan jaminan aset KPR yang telah dimiliki. SMF dimiliki secara penuh oleh pemerintah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi