KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank asal Singapura, OCBC dikabarkan menjadi kandidat terdepan untuk mengakuisisi bisnis perbankan ritel milik HSBC Holdings di Indonesia. Dikutip dari Bloomberg, langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi OCBC di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Berdasarkan sumber yang mengetahui proses tersebut, nilai transaksi yang tengah dinegosiasikan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 6 triliun. OCBC disebut unggul dibanding sejumlah pesaing lain dalam proses penawaran.
Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) Parwati Surjaudaja mengatakan, bahwa OCBC senantiasa terbuka terhadap berbagai peluang yang ada, dengan terus melakukan evaluasi terhadap potensi yang selaras dengan strategi bank.
Baca Juga: Pembiayaan Mobil Baru MUF Tumbuh 12,35% per Maret 2026, Ini Pendorongnya "Apabila terdapat peluang yang dinilai sejalan dengan strategi dan kepentingan perusahaan, informasinya akan disampaikan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Parwati kepada kontan.co.id, Senin (20/4). Sebelumnya perwakilan HSBC Indonesia menyatakan pihaknya masih dalam tahap kajian. “Kami sedang meninjau opsi-opsi strategis untuk bisnis perbankan ritel kami di Indonesia dan belum ada keputusan yang diambil, sehingga kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut,” ujar perwakilan HSBC Indonesia. Saat ini, OCBC telah memiliki kehadiran di Indonesia melalui anak usahanya, Bank OCBC NISP. Bank ini juga aktif melakukan ekspansi anorganik, termasuk melalui akuisisi Bank Commonwealth Indonesia pada 2024 lalu.
Jika transaksi ini terealisasi, akuisisi tersebut akan menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan CEO baru OCBC, Tan Teck Long, yang tengah mendorong ekspansi agresif di kawasan Asia serta penguatan bisnis
wealth management dan perbankan ritel. Di sisi lain, langkah HSBC meninjau bisnis ritel di sejumlah negara merupakan bagian dari strategi global untuk merampingkan operasi dan fokus pada segmen yang lebih menguntungkan, seperti
wholesale banking dan
wealth management. Baca Juga: Zurich Ungkap Kunci Sukses: 2.000 Agen Jamin Pertumbuhan Berkelanjutan Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News