KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia) mencatat hingga Juli 2026, jumlah nasabah bisnis China di OCBC Indonesia tumbuh lebih dari 80% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan tersebut turut diikuti volume kredit dan pendanaan yang meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur OCBC Martin Widjaja mengatakan, pertumbuhan tersebut sejalan dengan semakin kuatnya aktivitas bisnis antara Indonesia dan China yang difasilitasi OCBC. "OCBC One Connect menjadi jembatan bagi perusahaan China untuk masuk dan berkembang di Indonesia, sekaligus mendukung perusahaan Indonesia menjajaki peluang di China dan sekitarnya," ujar Martin dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026). Baca Juga: Kinerja Asuransi Kesehatan di Asuransi Jiwa dan Umum Kompak Tumbuh per Juni 2026 Untuk memperkuat hubungan bisnis kedua negara, OCBC Indonesia bersama OCBC Singapura kembali menggelar OCBC One Connect 2026. Tahun ini, sekitar 40 perusahaan China dan 25 perusahaan Indonesia dipertemukan melalui sesi wawasan pasar dan business matching. OCBC One Connect 2026 mengangkat tema Renewable Energy Value Chain Expansion. Menurut Martin, transisi energi dapat menjadi katalisator bagi investasi, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Peluang tersebut juga sejalan dengan perkembangan energi terbarukan di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bauran energi baru dan terbarukan (EBT) Indonesia mencapai 15,75% pada 2025, dengan total kapasitas terpasang 15.630 megawatt (MW). Dalam acara tersebut, Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Cahyo Purnomo turut memaparkan kondisi realisasi investasi China di Indonesia pada 2021 hingga semester I 2026. Baca Juga: OJK: KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Memberikan Dampak bagi Asuransi Jiwa Kredit Melalui OCBC One Connect, OCBC mempertemukan perusahaan Indonesia dan China untuk mengidentifikasi peluang, membangun koneksi strategis, dan mendorong kerja sama bisnis lintas negara.
OCBC Indonesia: Nasabah Bisnis China Tumbuh 80% hingga Juli 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia) mencatat hingga Juli 2026, jumlah nasabah bisnis China di OCBC Indonesia tumbuh lebih dari 80% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan tersebut turut diikuti volume kredit dan pendanaan yang meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur OCBC Martin Widjaja mengatakan, pertumbuhan tersebut sejalan dengan semakin kuatnya aktivitas bisnis antara Indonesia dan China yang difasilitasi OCBC. "OCBC One Connect menjadi jembatan bagi perusahaan China untuk masuk dan berkembang di Indonesia, sekaligus mendukung perusahaan Indonesia menjajaki peluang di China dan sekitarnya," ujar Martin dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026). Baca Juga: Kinerja Asuransi Kesehatan di Asuransi Jiwa dan Umum Kompak Tumbuh per Juni 2026 Untuk memperkuat hubungan bisnis kedua negara, OCBC Indonesia bersama OCBC Singapura kembali menggelar OCBC One Connect 2026. Tahun ini, sekitar 40 perusahaan China dan 25 perusahaan Indonesia dipertemukan melalui sesi wawasan pasar dan business matching. OCBC One Connect 2026 mengangkat tema Renewable Energy Value Chain Expansion. Menurut Martin, transisi energi dapat menjadi katalisator bagi investasi, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Peluang tersebut juga sejalan dengan perkembangan energi terbarukan di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bauran energi baru dan terbarukan (EBT) Indonesia mencapai 15,75% pada 2025, dengan total kapasitas terpasang 15.630 megawatt (MW). Dalam acara tersebut, Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Cahyo Purnomo turut memaparkan kondisi realisasi investasi China di Indonesia pada 2021 hingga semester I 2026. Baca Juga: OJK: KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Memberikan Dampak bagi Asuransi Jiwa Kredit Melalui OCBC One Connect, OCBC mempertemukan perusahaan Indonesia dan China untuk mengidentifikasi peluang, membangun koneksi strategis, dan mendorong kerja sama bisnis lintas negara.