KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mencatatkan tren restrukturisasi terus turun dari Rp 19 triliun di 2020 menjadi Rp 16,9 triliun di 2021 seiring dengan pulihnya pandemi. Adapun restrukturisasi akibat pandemi ini menyumbang 12% dari total penyaluran kredit persero pada tahun lalu senilai Rp 120,8 triliun. Direktur Bank OCBC NISP Hartati menyatakan 10% dari total kredit yang direstrukturisasi telah jatuh menjadi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Artinya, sebanyak Rp 1,69 triliun kredit yang direstrukturisasi telah menjadi NPL. “Kami terus berusaha memonitor perkembangan debitur untuk memastikan debitur bisa melalui pandemi ini dengan baik, sehingga bisa memenuhi kewajibannya,” ujarnya pada Selasa (5/4).
OCBC NISP Catat 10% dari Kredit Restrukturisasi Jatuh Jadi NPL
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mencatatkan tren restrukturisasi terus turun dari Rp 19 triliun di 2020 menjadi Rp 16,9 triliun di 2021 seiring dengan pulihnya pandemi. Adapun restrukturisasi akibat pandemi ini menyumbang 12% dari total penyaluran kredit persero pada tahun lalu senilai Rp 120,8 triliun. Direktur Bank OCBC NISP Hartati menyatakan 10% dari total kredit yang direstrukturisasi telah jatuh menjadi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Artinya, sebanyak Rp 1,69 triliun kredit yang direstrukturisasi telah menjadi NPL. “Kami terus berusaha memonitor perkembangan debitur untuk memastikan debitur bisa melalui pandemi ini dengan baik, sehingga bisa memenuhi kewajibannya,” ujarnya pada Selasa (5/4).