Ofero Luncurkan Motor Listrik Caria 1 Menyasar Pelaku UMKM dan Logistik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ofero Technology Indonesia memperluas pasar kendaraan listrik dengan menyasar segmen operasional bisnis melalui motor listrik Carria 1. Produk ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), layanan pengiriman, bisnis logistik, hingga perusahaan yang membutuhkan armada harian dengan biaya operasional lebih efisien.

Ofero melihat peluang tersebut seiring pertumbuhan aktivitas e-commerce di Indonesia yang terus mendorong kebutuhan kendaraan untuk distribusi dan pengiriman barang. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai transaksi e-commerce nasional mencapai Rp 1.288,93 triliun pada 2024 atau tumbuh sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM sehingga kebutuhan kendaraan operasional dinilai akan terus meningkat.


Baca Juga: Waskita Beton (WSBP) Kantongi Kontrak Pembangunan Gedung Kantor Kemendikdasmen Cipete

Brand Department Ofero Indonesia Auditya Gunawan mengatakan, kendaraan listrik kini tidak lagi hanya menjadi alternatif transportasi, tetapi juga mulai berperan sebagai penunjang produktivitas usaha.

"Kami melihat kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, melainkan sudah berkembang menjadi instrumen produktivitas. Melalui Carria 1, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat membantu pelaku UMKM, pengusaha lokal, kurir, hingga perusahaan logistik meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas," ujarnya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Carria 1 dibekali sistem baterai ganda (dual battery) yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Ofero menyebut kemampuan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas operasional yang membutuhkan mobilitas tinggi sepanjang hari.

Selain daya jelajah, motor listrik ini juga dirancang memiliki kapasitas angkut hingga 200 kilogram. Dengan spesifikasi tersebut, Carria 1 ditujukan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari distribusi barang, layanan last mile delivery, usaha kuliner, hingga kendaraan operasional perusahaan.

Dari sisi fitur, Carria 1 dilengkapi teknologi Traction Control System (TCS) untuk menjaga traksi kendaraan di berbagai kondisi jalan, serta Automatic Repair System (ARS) yang memungkinkan sistem melakukan pemulihan otomatis ketika terjadi kendala tertentu. Motor ini juga dibekali panel instrumen digital 6 inci, NFC keyless access, USB charging port, alarm anti maling, bagasi berkapasitas 34 liter, dan jok panjang.

Retail Training Ofero Indonesia Zhaenal Fanani mengatakan, pengembangan Carria 1 dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna yang mengandalkan kendaraan sebagai alat kerja sehari-hari.

Baca Juga: Komisi Ojol 8% Berlaku, Grab vs Gojek, Siapa yang Sesuai Aturan?

"Kami mengembangkan Carria 1 dengan memahami bahwa kebutuhan pengguna di Indonesia sangat beragam. Kendaraan operasional harus mampu digunakan setiap hari, menghadapi berbagai kondisi jalan, membawa kebutuhan kerja maupun keluarga, serta tetap memberikan rasa aman dan nyaman saat dikendarai," kata Zhaenal.

Ofero juga mengklaim penggunaan Carria 1 dapat menekan biaya operasional. Berdasarkan simulasi perusahaan, motor listrik tersebut mampu menghemat biaya hingga sekitar Rp 14,6 juta per tahun dibandingkan sepeda motor berbahan bakar bensin dengan penggunaan operasional sejauh 200 kilometer per hari. Penghematan berasal dari biaya energi yang lebih rendah dan minimnya kebutuhan perawatan rutin.

Ke depan, Ofero menyatakan akan terus mengembangkan portofolio kendaraan listrik berbasis baterai lithium untuk mendukung mobilitas produktif masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News