Ogah Minta Maaf, Donald Trump Minta Warga AS Terima Kenaikan Harga BBM



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta warga AS untuk menerima harga bensin yang sedikit lebih mahal sebagai biaya untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Trump mengatakan ia akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah AS.

Komentar tersebut menggarisbawahi risiko politik yang meningkat bagi Trump, karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berbenturan dengan janji kampanyenya untuk menurunkan biaya energi.

Sementara Partai Demokrat sudah berupaya menjadikan dampak ekonomi dari konflik dengan Iran sebagai isu menjelang pemilihan umum sela bulan November.


Dalam pidato di Garden City, Trump mengatakan, warga Amerika yang harus membayar sedikit lebih mahal untuk bensin perlu mengingat bahwa ini adalah biaya untuk memastikan "negara yang sangat jahat" tidak dapat memiliki senjata nuklir.

"Apa yang kami lakukan adalah jasa besar bagi dunia, bukan hanya bagi diri kami sendiri... dan kami benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat," kata Trump seperti dikutip Reuters, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik di Akhir Pekan, Berpotensi Lanjutkan Kenaikan

Ogah Minta Maaf

Trump menambahkan, ia tidak akan pernah meminta maaf karena menyerang Iran yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.

Sekitar 20% dari pengiriman minyak dan LNG global biasanya melewati Selat Hormuz, dan potensi gangguan jangka panjang telah mendorong kenaikan harga minyak.

"Setelah kami selesai mengalahkan Iran... tak lama lagi saya akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," kata Trump, meningkatkan retorikanya terkait jalur air vital tersebut.

Tidak jelas seberapa serius Trump melontarkan pernyataan itu atau apakah hal tersebut mencerminkan posisi kebijakan baru.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kondisi Selat Hormuz yang tetap menjadi titik tekanan krusial bagi pasar energi global. Harga minyak naik pekan ini, dengan minyak mentah Brent mendekati US$ 90 per barel, sementara harga bensin di Amerika Serikat telah naik hingga sekitar US$ 4 per galon.

Baca Juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz di Bawah Kendali Teheran, Harga BBM AS Melonjak