KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 75 rencana penawaran umum yang sedang berada dalam pipeline pasar modal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 perusahaan berencana melaksanakan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana dengan nilai indikatif mencapai Rp 3,65 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan pasar modal Indonesia masih memainkan peran strategis sebagai sumber pendanaan jangka panjang bagi sektor korporasi maupun pemerintah. “Hingga akhir Mei 2026, nilai penghimpunan dana oleh korporasi di pasar modal mencapai Rp 68,18 triliun,” jelasnya dalam konferensi pers Hasil RDKB Mei, Jumat (5/6).
OJK: 15 Perusahaan Antre IPO, Nilai Pipeline Capai Rp 56,93 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 75 rencana penawaran umum yang sedang berada dalam pipeline pasar modal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 perusahaan berencana melaksanakan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana dengan nilai indikatif mencapai Rp 3,65 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan pasar modal Indonesia masih memainkan peran strategis sebagai sumber pendanaan jangka panjang bagi sektor korporasi maupun pemerintah. “Hingga akhir Mei 2026, nilai penghimpunan dana oleh korporasi di pasar modal mencapai Rp 68,18 triliun,” jelasnya dalam konferensi pers Hasil RDKB Mei, Jumat (5/6).
TAG: