KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin pendirian Unit Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia). Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK I Wayan Wijana menerangkan keputusan tersebut sehubungan dengan adanya pemisahan Unit Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia kepada PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah. Berdasarkan pengumuman di situs resmi OJK pada 6 Januari 2026, keputusan pencabutan izin usaha itu tertuang dalam surat Keputusan Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun nomor KEP712/PD.02/2025 per 24 Desember 2025. Baca Juga: Manulife Syariah Bukukan Pendapatan Underwriting Rp 534 Miliar hingga Oktober 2025
OJK Cabut Izin Pendirian Unit Syariah Manulife Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin pendirian Unit Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia). Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK I Wayan Wijana menerangkan keputusan tersebut sehubungan dengan adanya pemisahan Unit Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia kepada PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah. Berdasarkan pengumuman di situs resmi OJK pada 6 Januari 2026, keputusan pencabutan izin usaha itu tertuang dalam surat Keputusan Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun nomor KEP712/PD.02/2025 per 24 Desember 2025. Baca Juga: Manulife Syariah Bukukan Pendapatan Underwriting Rp 534 Miliar hingga Oktober 2025