OJK Catat 136 LKM Berbadan Hukum Koperasi dan 99 PT per Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) baik berbadan hukum koperasi dan Perseroan Terbatas (PT) mengalami perubahan komposisi dari tahun ke tahun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat 136 LKM berbadan hukum koperasi per Agustus 2026.

"Selain itu, ada 99 LKM berbadan hukum PT per Agustus 2026," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (9/10/2026).

Jika menelaah dalam laporan perkembangan PVML 2025, jumlah LKM berbadan hukum koperasi sebanyak 170 dan PT sebanyak 76 pada 2023. Selanjutnya, jumlah LKM berbadan hukum koperasi sebanyak 161 dan PT sebanyak 88 pada 2024, kemudian jumlah LKM berbadan hukum koperasi sebanyak 142 dan PT sebanyak 98 pada 2025.


Baca Juga: OJK Akan Membagi Fintech Dalam 4 Tier Berdasarkan Kesehatan dan Rasio Pendanaan

Agusman menerangkan perubahan komposisi badan hukum LKM yang jumlahnya makin bertambah dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain transformasi bentuk badan hukum, penguatan permodalan, dan tata kelola sesuai Peraturan OJK (POJK) Nomor 41 Tahun 2024, serta keluar masuknya pelaku usaha. 

OJK memandang perubahan komposisi badan hukum tersebut sebagai bagian dari dinamika penguatan industri LKM.

Terkait kinerja industri, OJK mencatat, nilai simpanan LKM mencapai Rp 0,63 triliun atau Rp 630 miliar per Agustus 2026, atau tumbuh 7,70% secara Year on Year (YoY).

Baca Juga: Gadai Saham Jhonlin ke Bank Mandiri, Nilai Kredit dan Risiko Belum Terungkap

Agusman menyampaikan kondisi itu menunjukkan penghimpunan simpanan LKM masih terjaga. Ke depannya, dia bilang LKM perlu terus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat untuk mendukung pertumbuhan penghimpunan simpanan secara berkelanjutan.

OJK juga mencatat, nilai aset industri LKM per Agustus 2026 mencapai Rp 1,65 triliun, atau tumbuh 3,14% YoY. Adapun penyaluran pinjaman LKM per Agustus 2026 mencapai Rp 1,05 triliun, atau mengalami kontraksi 0,33% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News